Terus Libatkan Perguruan Tinggi, BPJPH Akselerasi Ekosistem Halal hingga ke Tingkat Global

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 05 Mei 2026 | 21:30 WIB
Kepala BPJPH Ahmad Haikal dalam sebuah acara. (BeritaNasional/instagram)
Kepala BPJPH Ahmad Haikal dalam sebuah acara. (BeritaNasional/instagram)

BeritaNasional.com - Pemerintah berkomitmen melibatkan perguruan tinggi dalam mewujudkan ekosistem halal di Indonesia. 

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan di Malang Jawa Timur menyampailkan perguruan tinggi sejauh ini telah memiliki peran sebagai lembaga pemeriksa halal (LPH).

"Universitas terlibat sebagai LPH karena mereka memiliki laboratoriumnya, termasuk Universitas Brawijaya ini yang merupakan salah satu pelopor halal di Indonesia," ujarnya. 

Selain dengan perguruan tinggi, BPJPH juga menggandeng pihak lain yakni Komisi VIII DPR RI, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Pangan Nasional, dan Majelis Ulama Indonesia dalam upaya mengakselerasi ekosistem halal.

"Mulai Oktober 2026 kami akan bekerja sama dengan Polri untuk imbauan persuasif mengenai kewajiban halal," terangnya, Selasa (5/5/2026).

Keberadaan perguruan tinggi ini menjadi bagian strategi dari BPJPH dalam merealisasikan wajib halal atau kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.

Sertifikasi halal bukan sekadar syarat formal tetapi bertujuan memberikan nilai tambah terhadap seluruh produk pelaku usaha di Indonesia, termasuk menembus persaingan pasar global.

Jaminan halal sebuah produk bukan lagi tentang memberikan kepastian terhadap masyarakat muslim, tetapi telah berkembang untuk semua masyarakat.

BPJPH menegaskan pemberian sertifikasi halal berpatokan pada tiga prinsip utama, yakni transparansi, ketelusuran, dan kepercayaan. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: