Penipuan terhadap Warga Asing di Korsel Meningkat

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Senin, 22 Juni 2026 | 03:00 WIB
Ilustrasi penipuan (Foto/Pixabay)
Ilustrasi penipuan (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Jumlah warga asing yang jadi korban penipuan di Korea Selatan (Korsel) hampir meningkat 4 kali lipat hanya dalam dua tahun.

Anggota Parlemen Korsel Kim Joon Hwan dari Partai Demokrat yang berkuasa mengutip data Badan Kepolisian Nasional menyatakan, jumlah warga asing yang menjadi korban penipuan meningkat dari 5.307 pada 2023, menjadi 8.671 pada 2024, sebelum melonjak menjadi 19.907 pada 2025.

Banyak kasus dilaporkan melibatkan penggemar budaya pop Korea "hallyu" yang berasal dari luar negeri, di mana para penipu mendekati penggemar dan menawarkan barang dagangan yang berkaitan dengan bintang K-pop, lalu menghilang usai menerima uang.

Di antara kejahatan yang menargetkan warga asing yang dilaporkan pada 12-13 Juni, ketika konser grup K-pop, BTS, berlangsung di tenggara Kota Busan, 3 dari 5 kejahatan yang dilaporkan adalah kasus penipuan.

Data menunjukkan, jumlah warga asing yang menjadi korban semua kasus kejahatan melonjak 81,7 persen selama dua tahun terakhir, yakni dari 28.048 pada 2023 menjadi 50.975 pada 2025.

Anggota parlemen dari partai berkuasa menyerukan upaya untuk mencegah kejahatan yang menargetkan warga asing di tengah peningkatan tajam jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Korea Selatan.

Jumlah warga asing yang mengunjungi Korea Selatan melonjak 71,7 persen selama dua tahun terakhir dari 11 juta pada 2023 menjadi 18,9 juta pada 2025. Ini menurut data pariwisata pemerintah.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: