Jaga Stabilitas Ekonomi, Menko Airlangga Ajak Kejagung Perkuat Integritas Pasar Keuangan
BeritaNasional.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi, pemerintah Indonesia terus memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui sinergi antara kebijakan fiskal dan penegakan hukum.
Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kredibilitas pasar modal serta memastikan stabilitas sistem keuangan tetap tangguh.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan stabilitas ekonomi tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan tata kelola dan hukum yang kuat.
“Kolaborasi erat antara kebijakan ekonomi yang tepat, tata kelola yang baik, dan penegakan hukum akan menjadi fondasi bagi menjaga stabilitas dan kedaulatan ekonomi Indonesia,” ujar Menko Airlangga saat menghadiri HUT ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) di Jakarta pada Selasa (5/5/2026).
Menko Airlangga mengungkapkan optimisme terhadap daya tahan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg, potensi resesi Indonesia hanya berada di angka 5 persen, jauh di bawah negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang yang menyentuh angka 30 persen.
Lembaga internasional seperti IMF menyebut Indonesia sebagai “bright spot” di kawasan Indo-Pasifik. Senada dengan itu, Asian Development Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2026 tetap stabil di angka 5,2 persen.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah telah meluncurkan berbagai stimulus, di antaranya:
- Bea Masuk 0%: Berlaku untuk impor LPG dan bahan baku plastik guna menyokong sektor industri.
- Reformasi Perizinan: Penyederhanaan persyaratan teknis dan optimalisasi sistem OSS (Online Single Submission).
- Penguatan Pasar Modal: Meningkatkan porsi free float saham dari 7,5% menjadi 15% serta transparansi kepemilikan.
IHSG pun terpantau stabil di level 7.000, yang menunjukkan kepercayaan investor institusi mulai meningkat seiring dengan perbaikan tata kelola bursa.
Meski tren menunjukkan arah positif, Menko Airlangga memberikan catatan serius mengenai integritas pasar. Ia meminta aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Agung (Kejagung), untuk bersinergi dengan OJK, Bank Indonesia, dan PPATK dalam memberantas praktik culas seperti manipulasi saham dan insider trading.
Langkah ini penting agar kepercayaan investor, baik domestik maupun global, tetap terjaga di pasar modal Indonesia.
“Khusus hari ini, selamat hari ulang tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia. Mari kita bersama menjaga stabilitas, mendorong semangat penegakan hukum, dan juga penegakan hukum ini dapat melindungi aset-aset strategis negara,” pungkas Menko Airlangga menutup arahannya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajaran pimpinan lembaga tinggi negara lainnya, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal kedaulatan ekonomi nasional.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
BUDAYA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







