Perkuat Poros Energi Arab-Afrika, Aljazair Siap Pasok Minyak Mentah ke Mesir

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 06 Mei 2026 | 20:40 WIB
Ilustrasi minyak dunia. (Foto/Freepik)
Ilustrasi minyak dunia. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Sektor energi di kawasan Afrika Utara semakin solid setelah perusahaan energi milik negara Aljazair, Sonatrach, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perusahaan Minyak Umum Mesir (EGPC).

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa (5/5/2026) waktu setempat.

Melansir laporan kantor berita resmi Aljazair, APS, MoU ini menjadi pintu pembuka bagi kontrak-kontrak masa depan untuk memasok minyak mentah dan berbagai produk minyak bumi dari Aljazair ke pasar Mesir.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi bagi kedua negara tersebut.

Selain kesepakatan pasokan minyak, momen tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan kontrak jumbo senilai lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp16 triliun). 

Kontrak ini melibatkan Sonatrach, PTTEP dari Thailand, serta konsorsium yang terdiri dari Petrojet (Mesir) dan Arkad (Italia).

Tujuan utama dari megaproyek ini adalah mengembangkan fase kedua ladang minyak Hassi Bir Rekaiz yang terletak di Cekungan Berkine, Aljazair timur. 

Sebagai informasi, konsorsium internasional tersebut telah memenangkan tender proyek ini sejak Oktober 2025.

Menteri Pertambangan dan Hidrokarbon Aljazair Mohamed Arkab dalam pidatonya menyatakan dua kesepakatan besar ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan cerminan kuatnya hubungan diplomatik antara Aljazair dan Mesir.

"Perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama kami untuk meningkatkan kerja sama di tingkat Arab dan Afrika, sekaligus mempromosikan kemitraan strategis yang bermanfaat bagi seluruh benua," ujar Arkab.

Senada dengan Arkab, Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Mesir, Karim Badawi, menyambut hangat kerja sama bilateral ini. 

Ia menekankan MoU tersebut membuka prospek baru yang sangat luas bagi sektor energi kedua negara.

"Ini akan memudahkan produk minyak bumi Aljazair masuk ke pasar Mesir dan menjadi babak baru dalam sinergi energi kita," tandas Badawi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: