SAHI: Pujian Arab Saudi Tegaskan Kemajuan Tata Kelola Haji Indonesia

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 31 Mei 2026 | 12:20 WIB
SAHI: Pujian Arab Saudi Tegaskan Kemajuan Tata Kelola Haji Indonesia. (Foto/Kemenhaj)
SAHI: Pujian Arab Saudi Tegaskan Kemajuan Tata Kelola Haji Indonesia. (Foto/Kemenhaj)

BeritaNasional.com - Sekretaris Jenderal DPP SAHI (Silaturrahmi Haji dan Umrah Indonesia), Sudarto, menyambut positif apresiasi yang disampaikan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, terhadap penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026.

Menurut Sudarto, pengakuan langsung dari Pemerintah Arab Saudi menjadi indikator penting bahwa transformasi tata kelola haji Indonesia telah menunjukkan hasil nyata dan mendapat perhatian internasional.

“Apresiasi yang diberikan Pemerintah Arab Saudi bukan sekadar pujian diplomatik, tetapi merupakan pengakuan atas kerja keras, pembenahan sistem, peningkatan koordinasi, serta dedikasi seluruh petugas yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Gus Sudarto.

Sebagai Sekjen DPP SAHI, organisasi yang menaungi berbagai elemen masyarakat pemerhati haji dan umrah, Sudarto menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia semakin mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, terukur, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

Ia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir berbagai perbaikan terus dilakukan, mulai dari penguatan manajemen operasional, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas petugas, hingga penguatan koordinasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi.

“Kami melihat adanya perubahan yang sangat signifikan. Ketika Menteri Haji Arab Saudi menyebut adanya ‘lompatan luar biasa’ dalam penyelenggaraan haji Indonesia, tentu hal tersebut didasarkan pada indikator pelayanan yang dapat diukur secara objektif di lapangan,” katanya.

Sudarto menambahkan, capaian tersebut harus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, tantangan penyelenggaraan haji akan semakin kompleks seiring bertambahnya jumlah jemaah serta perkembangan teknologi dan regulasi internasional.

“Prestasi ini jangan membuat kita cepat puas. Justru ini menjadi amanah yang harus dijaga. Standar pelayanan yang sudah baik harus terus ditingkatkan agar jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” tegasnya.

Lebih lanjut, SAHI mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang intensif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci.

“Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dengan sangat baik ini dapat terus diperkuat. Sebab pelayanan haji yang berkualitas memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, petugas lapangan, organisasi masyarakat, hingga para pembimbing ibadah,” ungkapnya.

Sudarto juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan dan doa kepada para petugas serta jemaah yang sedang menjalankan rangkaian ibadah haji, khususnya menjelang puncak pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan para jemaah agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan menjadi haji yang mabrur. Begitu pula seluruh petugas haji agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada tamu-tamu Allah,” tuturnya.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan haji tahun 2026 merupakan modal penting bagi Indonesia untuk terus menjadi salah satu negara dengan tata kelola haji terbaik di dunia.

“Atas nama keluarga besar DPP SAHI, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Semoga capaian ini menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan pelayanan haji Indonesia yang semakin profesional, modern, humanis, dan berkelas dunia,” pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: