Pemerintah AS Rilis Situs Khusus Kumpulan Berkas UFO yang Belum Pernah Terungkap

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi UFO. (Foto/Magnific)
Ilustrasi UFO. (Foto/Magnific)

BeritaNasional.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) yang kini berganti nama menjadi Departemen Perang di bawah pemerintahan Trump secara resmi meluncurkan situs web baru yang didedikasikan untuk mengungkap rahasia fenomena anomali tak dikenal atau UAP. 

Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam transparansi informasi mengenai objek terbang tak dikenal.

Transparansi Objek Misterius di Langit

Melalui pengumuman publik pada Jumat (8/5/2026) waktu setempat, pihak Pentagon menyatakan situs web tersebut akan menjadi rumah bagi arsip besar yang mencakup video, foto, hingga dokumen sumber asli dari seluruh lembaga pemerintahan AS.

Menariknya, istilah unidentified flying object (UFO) kini kembali digunakan secara terang-terangan. Hal ini terlihat dari alamat URL situs tersebut yang menggunakan domain war.gov/ufo. Berdasarkan pernyataan resmi departemen tersebut, kumpulan file awal yang diunggah berisi materi tentang hal tersebut.

Pemerintah juga menegaskan koleksi dokumen ini akan terus bertambah secara bertahap seiring berjalannya waktu.

Keterbukaan ini merupakan kelanjutan dari gelombang informasi yang dimulai pada Desember 2017. 

Kala itu, media besar seperti The New York Times dan Politico membongkar adanya program rahasia Pentagon bernama Advanced Aerospace Threat Identification Program (AATIP) yang menelan biaya USD22 juta.

Kini, minat publik terhadap UAP semakin memuncak, terutama setelah insiden penampakan drone di AS pada 2024. 

Namun, para ahli mengingatkan bahwa membedakan fenomena alien dengan aktivitas manusia kini semakin sulit akibat padatnya langit oleh satelit dan peluncuran roket SpaceX.

UFO di Tengah Isu Global yang Mengimpit

Meski topik UFO telah memengaruhi budaya populer, seperti dalam film Jules (2023) hingga proyek Steven Spielberg mendatang, Disclosure Day, reaksi publik saat ini tergolong lebih tenang dibanding satu dekade lalu.

Banyak warga Amerika kini lebih fokus pada isu-isu domestik yang mendesak, seperti:

  • Ketegangan perang Iran dan dampaknya pada harga bensin.
  • Meningkatnya biaya hidup dan ancaman AI terhadap lapangan kerja.
  • Isu perubahan iklim dan layanan kesehatan.

Upaya Lintas Lembaga melalui Proyek PURSUE

Rilisnya dokumen-dokumen ini bukanlah kerja tunggal Pentagon, melainkan hasil kolaborasi antarlembaga yang tergabung dalam Sistem Pembukaan Segel dan Pelaporan Pertemuan UAP Kepresidenan (PURSUE).

Inisiatif ini melibatkan koalisi besar yang terdiri dari:

  • Gedung Putih dan Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI).
  • Departemen Energi (DOE) dan NASA.
  • FBI serta berbagai komponen badan intelijen AS lainnya.

 sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: