Investor China Keluhkan Iklim Usaha, Purbaya: Ilegal Kita Tindak

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:51 WIB
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers usai Rapat Paripurna DPR RI ke-5. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers usai Rapat Paripurna DPR RI ke-5. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons surat keberatan yang dikirim Kamar Dagang China (China Chamber of Commerce) kepada Presiden Prabowo Subianto terkait iklim investasi di Indonesia.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan mengganggu aktivitas bisnis selama dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, dalam surat yang dikirim kepada Presiden Prabowo Subianto, sejumlah investor China menyampaikan keluhan terkait berbagai kebijakan, mulai dari rencana penerapan retensi Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), kenaikan royalti mineral, pengurangan kuota bijih nikel, hingga pengetatan pengawasan visa kerja.

"Saya juga dengar-dengar ada, kalau terkait dengan tindakan ilegal ya mereka harus ikut UU di sini, kalau mereka lakukan sesuai legal mereka juga tahu." kata Purbaya, di Kejaksaan Agung, Rabu (13/4/2026).

Purbaya juga menyebut pernah berdiskusi dengan Duta Besar China di Indonesia.

Ia menekankan bahwa Indonesia terbuka terhadap investasi asing selama mematuhi regulasi yang berlaku.

"Kita enggak akan ganggu bisnis siapapun di sini, asal mereka lakukan dengan legal. Kalau ilegal kita akan tindak," kata.

Merespons soal kenaikan royalti tambang yang menjadi pokok keluhan China Chamber of Commerce, Purbaya enggan merespons lebih jauh.

"Tanya pak Bahlil ya," tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: