DPR Minta Polisi Bongkar Aktor Besar di Balik Sindikat Motor Ilegal
BeritaNasional.com - Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas mendesak kepolisian mengusut tuntas sindikat motor ilegal. Diketahui, polisi mengungkap 1.494 unit motor ilegal di Grogol Utara yang membuka kasus ekspor kendaraan tanpa izin.
Hasbi meminta kasus ini dibongkar sampai ke akarnya, jangan hanya berhenti pada penetapan tersangka. Sebab diduga aktivitas ekspor ini telah berlangsung selama empat tahun sejak 2022. Ia yakin ada keterlibatan jaringan yang terorganisir.
"Kasus ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Aksi yang sudah berlangsung selama empat tahun ini pasti tidak hanya melibatkan satu orang, tetapi sindikat yang terorganisir. Kami minta kepolisian mengungkap secara jelas dan cepat siapa saja yang terlibat," ujar Hasbi dikutip Kamis (14/5/2026).
Berdasarkan data yang terungkap, sindikat ini diduga telah mengekspor sekitar 99.000 sepeda motor ke Tahiti di Pasifik Selatan dan Togo, Afrika Barat. Hasbi menyoroti besarnya kerugian negara akibat praktik ekonomi ilegal ini, mulai dari hilangnya potensi pajak kendaraan, bea masuk, hingga pendapatan negara lainnya.
"Negara dirugikan karena motor-motor ini diperjualbelikan tanpa mekanisme resmi dan kontribusi pajak. Ini menciptakan praktik ekonomi ilegal yang tidak boleh dibiarkan karena merugikan keuangan negara secara nyata," ucapnya.
Polisi didesak mendalami cara ribuan motor bisa lolos ke luar negeri bertahun-tahun tanpa terdeteksi. Hasbi mempertanyakan kemungkinan keterlibatan oknum tertentu dalam jalur distribusi dan proses pengapalan.
Hingga saat ini, polisi baru menetapkan WS, Direktur PT Indobike Dua Enam, sebagai tersangka. Namun, Komisi III DPR RI mendorong penyelidikan lebih dalam terkait modus operandi, jalur distribusi, hingga jaringan internasional yang mungkin terlibat dalam sindikat perdagangan motor illegal tersebut.
"Bagaimana proses pengirimannya bisa lolos selama bertahun-tahun? Apakah ada pihak yang sengaja membiarkan atau membantu meloloskan? Ini harus diungkap secara terang benderang oleh kepolisian demi memenuhi rasa keadilan masyarakat," pungkas Hasbi.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu






