PBB Sampaikan Keprihatinan untuk Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Diculik Israel

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:27 WIB
Ilustrasi logo PBB. (Foto/Istimewa)
Ilustrasi logo PBB. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Atas penculikan sejumlah aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) oleh Israel pada Senin (18/5/2026) lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinannya atas nasib dan keselamatan para aktivis GSF usai pasukan Zionis Israel menyergap seluruh kapal dalam konvoi kemanusiaan ke Jalur Gaza itu.

"Kami sangat prihatin atas keselamatan semua orang di kapal. Mereka harus dilindungi, dan mereka harus dipastikan tetap aman," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers, Selasa (19/5/2026). 

"Hukum internasional di laut lepas harus dipatuhi," imbuhnya.

Soal apakah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres akan menegaskan bahwa penculikan aktivis flotilla tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional, Dujarric mengatakan, pihaknya masih perlu meninjau lebih jauh saat ini.

"Tetapi hal tersebut tampaknya tidak dilakukan dengan mengindahkan hukum internasional secara penuh," ucap jubir Sekjen PBB itu.

Dujarric juga menyerukan kembali kepada rezim Zionis agar tidak lagi membatasi bantuan kemanusiaan yang memasuki Jalur Gaza.

"Ingatlah bahwa cara terbaik menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza adalah melalui jalur resmi, dan supaya semakin banyak bantuan yang masuk, Israel harus menyingkirkan berbagai rintangan dan batasan yang ada, yang tak memungkinkan kami membawa masuk bantuan yang diperlukan," tegas Dujarric.

Selain itu, Ia juga menyoroti kelangkaan kritis suku cadang instalasi generator daya dan stasiun pompa, menumpuknya sampah padat, dan kurangnya material yang diperlukan untuk membangun kembali tempat tinggal berskala besar di Jalur Gaza yang masih dikepung tersebut.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: