Aston Villa Bangkit! Trofi Eropa Pertama dalam 44 Tahun Resmi Diraih

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 21 Mei 2026 | 06:36 WIB
Aston Villa sukses mengakhiri penantian panjang trofi Eropa setelah menjuarai Liga Europa UEFA 2026. (Foto/uefa.com)
Aston Villa sukses mengakhiri penantian panjang trofi Eropa setelah menjuarai Liga Europa UEFA 2026. (Foto/uefa.com)

BeritaNasional.com - Aston Villa sukses mengakhiri penantian panjang trofi Eropa setelah menjuarai Liga Europa UEFA 2026 usai mengalahkan Freiburg dengan skor telak 3-0 pada partai final di Stadion Beşiktaş Park, Istanbul, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini menjadi gelar Eropa pertama Villa dalam 44 tahun sekaligus trofi utama pertama mereka dalam tiga dekade terakhir. Di sisi lain, Freiburg gagal mewujudkan ambisi meraih gelar besar pertama sepanjang sejarah klub.

Pelatih Villa, Unai Emery, kembali menegaskan reputasinya sebagai spesialis Liga Europa. Gelar ini menjadi trofi kelima Emery di kompetisi tersebut, sekaligus yang pertama bersama Aston Villa.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim tampak berhati-hati dan beberapa peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-42 lewat aksi Youri Tielemans. Gelandang asal Belgia itu melepaskan tendangan voli spektakuler setelah memanfaatkan umpan sepak pojok pendek dari Morgan Rogers. Bola meluncur deras melewati kiper Freiburg, Noah Atubolu, dan membawa Villa unggul 1-0.

Freiburg semakin tertekan jelang turun minum. Pada masa injury time babak pertama, Emiliano Buendía menggandakan keunggulan Villa lewat gol indah dari luar kotak penalti. Tembakan melengkung kaki kirinya bersarang di sudut jauh gawang Freiburg untuk menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Aston Villa tampil semakin percaya diri. Buendía kembali menjadi kreator serangan pada menit ke-59 saat menusuk dari sisi kiri sebelum mengirim umpan matang kepada Rogers yang dengan mudah menaklukkan Atubolu di tiang dekat.

Villa hampir menambah gol melalui sundulan Amadou Onana yang membentur tiang gawang setelah menerima umpan sepak pojok John McGinn. Namun skor 3-0 tetap bertahan hingga laga usai.

Freiburg sebenarnya berusaha memberikan perlawanan sepanjang pertandingan, tetapi efektivitas Aston Villa menjadi pembeda di final tersebut. Klub asal Jerman itu kini akan mengalihkan fokus ke kompetisi Eropa musim depan melalui babak play-off Conference League.

Bagi Aston Villa, malam di Istanbul menjadi momen bersejarah yang menandai kebangkitan mereka di pentas Eropa, sekaligus memperpanjang kisah sukses Emery di Liga Europa.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: