Redam Wembanyama, Shai Gilgeous-Alexander Bawa Thunder Samakan Kedudukan atas Spurs
BeritaNasional.com - Oklahoma City Thunder sukses bangkit dari kekalahan menyakitkan di laga pembuka.
Menjamu San Antonio Spurs dalam Game 2 Final Konferensi Barat pada Rabu (20//2026) waktu setempat, Thunder tampil tak terbendung dan mengamankan kemenangan 122-113. Hasil ini membuat skor agregat seri playoff menjadi imbang 1-1.
Pelatih Thunder Mark Daigneault dipuji karena mampu membawa ketenangan ke dalam skuadnya setelah kekalahan via dua kali babak perpanjangan waktu (double overtime) di Game 1.
“Pada akhirnya, tugas saya adalah menjaga agar tim tetap fokus dan membantu tim menemukan solusi selanjutnya. Dan saya tidak bisa melakukan itu jika saya mabuk emosi, menang atau kalah. Jadi saya mencoba untuk benar-benar mendisiplinkan diri agar dapat melakukan pekerjaan saya sebaik mungkin,” ujar Daigneault yang dikutip dari laman resmi NBA pada Kamis (21/5/2026).
Berikut adalah empat poin penting di balik kemenangan krusial Oklahoma City Thunder:
1. Kembalinya Performa Level MVP Shai Gilgeous-Alexander
Setelah tampil kurang memuaskan di Game 1, Shai Gilgeous-Alexander (SGA) membuktikan kapasitasnya sebagai peraih gelar Kia MVP dua musim beruntun. SGA menggila dengan torehan 30 poin, 9 assist, 4 rebound, 2 block, dan 1 steal, dengan hanya melakukan satu turnover.
Saat Spurs sempat memangkas jarak menjadi lima poin di kuarter keempat, tembakan jarak menengah SGA dari jarak 19 kaki saat laga menyisakan 42,7 detik menjadi penentu yang mengunci kemenangan Thunder. Kolektivitas permainan Thunder juga terlihat dari total 34 assist yang dilepaskan para pemainnya malam itu.
2. Strategi Fisik Berhasil Redam Dominasi Wembanyama
Victor Wembanyama sebenarnya tetap tampil impresif dengan membukukan 21 poin, 17 rebound, 6 assist, dan 4 block.
Namun, barisan pertahanan Thunder berhasil mencegahnya berbuat kerusakan masif di area dalam ring (paint area). Wembanyama hanya mencetak 10 poin di area dalam, berbanding terbalik dengan Game 1 di mana ia mendominasi lewat 26 poin.
Kuncinya ada pada rotasi strategi Daigneault yang memasang Isaiah Hartenstein sejak awal untuk mengandalkan keunggulan fisik.
Strategi ini sukses membuat Wembanyama frustrasi dan membatasinya hanya mendapatkan dua kali kesempatan lemparan bebas.
Hartenstein tampil solid dengan catatan double-double 10 poin dan 13 rebound, dibantu oleh Chet Holmgren yang menyumbang 13 poin.
3. Kedalaman Skuad dan Magis Alex Caruso
Bangku cadangan Thunder menjadi pembeda besar dalam laga ini. Pemain cadangan OKC mengungguli poin cadangan Spurs dengan skor telak 57-25.
Alex Caruso memimpin lini kedua ini dengan kontribusi luar biasa lewat 17 poin, 5 assist, dan rating plus-minus +18.
Selain Caruso, deretan pemain muda seperti Jared McCain (12 poin), Cason Wallace (12 poin), dan Ajay Mitchell (10 poin) tampil sangat agresif baik dalam menyerang maupun bertahan.
4. Badai Turnover Hancurkan San Antonio Spurs
Kesalahan operan dan kontrol bola menjadi mimpi buruk bagi armada Mitch Johnson. Spurs melakukan 21 turnover yang berhasil dikonversi oleh Thunder menjadi 27 poin. Pengatur serangan muda Spurs, Stephon Castle, sebenarnya menjadi pencetak poin tertinggi tim dengan 25 poin, namun ia juga melakukan 9 turnover fatal sepanjang laga.
Absennya point guard utama, De'Aaron Fox, akibat cedera pergelangan kaki kanan terbukti membuat Spurs kehilangan arah dan bermain di bawah tekanan lini pertahanan Thunder.
Badai Cedera Menuju Game 3
Selesai merayakan kemenangan, kedua tim kini harus berpacu dengan kebugaran pemain menjelang Game 3 yang akan digelar pada Jumat malam di San Antonio.
Thunder terancam kehilangan Jalen Williams yang terpaksa absen di tiga kuarter terakhir akibat cedera otot hamstring kiri. Di kubu tuan rumah, Spurs juga mencemaskan kondisi Dylan Harper yang meninggalkan lapangan di kuarter ketiga karena cedera kaki kanan dan tidak kembali bermain.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






