Lagi! Kepala Daerah Ditangkap KPK, Ini Kata Mendagri

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 21 Juli 2026 | 08:54 WIB
Mendagri Tito Karnavian. (Foto/BeritaNasional TV)
Mendagri Tito Karnavian. (Foto/BeritaNasional TV)

BeritaNasional.com -  Banyaknya kepala daerah yang terjerat masalah tindak pidana korupsi (tipikor) membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian angkat bicara. Ia meminta berbagai kejadian kepala daerah diringkus aparat penegak hukum/Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi pengingat atau rambu untuk semua kepala daerah tidak melakukan korupsi.  

"Saya berharap dengan adanya OTT-OTT, kepala daerah termasuk di Lombok (Barat) ini, kepala daerah lainnya, agar semua mawas diri, melakukan introspeksi, jangan sampai melakukan pelanggaran, apalagi tindak pidana korupsi," ucapnya di Jakarta, kemarin. 

Tito yang ditemui di komplek Istana Merdeka Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026) malam ini kembali menekankan kepala daerah untuk wajib menjaga integritas, mawas diri dan juga introspeksi. Ia menyayangkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, padahal pemerintah telah membekali seluruh kepala daerah melalui retret, pembinaan dan tranparansi keuangan. 

Saya prihatin, karena kepala daerah kita sudah berikan retret, kemudian kasih pembekalan awal, kemudian juga sudah dibuatkan sistem keuangan lebih transparan, kemudian juga pembinaan-pembinaan telah dilakukan, pernah dikumpulkan juga oleh Bapak Presiden di Sentul, masih terjadi juga," ujarnya. 

Sebelumnya komisi antirasuah menangkap Lalu Ahmad Zaini beserta belasan lainnya saat OTT ke- 17 KPK selama 2026.

KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah, berbagai dokumen yang diyakini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, kemarin menerangkan yang bersangkutan diduga menerima sejumlah uang pelaksanaan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: