Menhub Sebut 172 Perlintasan Sebidang Tidak Resmi Telah Ditutup

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:39 WIB
Sejumlah pengendara sepeda motor menyeberangi jalur perlintasan kereta api di kawasan Menteng Jakarta. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Sejumlah pengendara sepeda motor menyeberangi jalur perlintasan kereta api di kawasan Menteng Jakarta. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan 172 perlintasan sebidang tidak resmi telah ditutup. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan kereta seperti yang terjadi di Bekasi Timur.

"Jadi, tadi sudah disampaikan bahwa sebagai langkah untuk menertibkan lintasan perlintasan sebidang. Kami bersama dengan Kereta Api dan juga stakeholder lainnya itu sudah mulai menutup untuk 172 lintasan sebidang yang tidak resmi," kata Dudy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Sementara itu, masih ada 1.638 perlintasan sebidang yang belum terpasang palang pintu dan diharapkan bisa selesai.

"Selanjutnya, ada sekitar 1.638 perlintasan sebidang yang belum terpasang palang pintu dan belum terjaga akan segera dibangun dan kita harapkan dapat selesai dengan segera," ujar Dudy.

Diketahui, anggaran untuk memasang palang pintu terbuka memakan anggaran Rp800 miliar. 

Dudy mengimbau masyarakat untuk memilih kesadaran tidak melintas di perlintasan sebidang ilegal serta mematuhi rambu-rambu.

"Jadi, sangat diharapkan kepada masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu atau pintu perlintasan supaya tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Dan, saya juga berharap kepada pihak-pihak untuk tidak menghalang-halangi pemerintah dalam upaya memasang palang perlintasan tersebut," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: