Meta Luncurkan Fitur Premium untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 28 Mei 2026 | 16:30 WIB
Logo Meta. (Foto/Freepik)
Logo Meta. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Meta resmi memperluas bisnisnya dengan meluncurkan paket berlangganan global untuk tiga aplikasi andalannya, yaotu di Instagram, Facebook, dan WhatsApp. 

Langkah ini diambil sebagai strategi raksasa jejaring sosial tersebut untuk mendiversifikasi pendapatan di luar iklan, mengingat pertumbuhan jumlah pengguna global yang mulai mencapai titik jenuh.

Melalui paket berbasis Plus ini, pengguna yang bersedia membayar biaya bulanan akan mendapatkan akses ke berbagai fitur eksklusif yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman bersosial media.

Fitur Premium di Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus

Paket berlangganan ini disesuaikan dengan karakteristik masing-masing aplikasi dengan perincian tarif dan keunggulan berikut ini.

Instagram Plus (USD3,99/bulan

Fokus pada ekspresi sosial dan analisis konten.

Pelanggan bisa melihat siapa saja yang menonton ulang (rewatch) Story mereka, membuat daftar audiens Story tanpa batas (di luar Close Friends), menyembunyikan status tayang saat mengintip Story orang lain, hingga memperpanjang durasi Story lebih dari 24 jam.

Ada pula fitur kosmetik seperti reaksi animasi Super Heart dan font khusus untuk bio.

Facebook Plus (USD3,99/bulan)

Menawarkan rangkaian fitur yang mirip dengan Instagram Plus untuk menunjang interaksi dan estetika profil pengguna.

WhatsApp Plus (USD2,99/bulan)

Lebih berfokus pada personalisasi dan kenyamanan berkirim pesan.

Pengguna akan mendapatkan akses ke tema aplikasi eksklusif, nada dering khusus, kuota menyematkan (pin) obrolan yang lebih banyak, kustomisasi daftar kontak, serta stiker premium.

Meta menegaskan kehadiran paket "Plus" ini tidak akan menggantikan layanan Meta Verified yang sudah ada sebelumnya. Layanan Meta Verified akan tetap berjalan terpisah dengan fokus pada verifikasi centang biru, perlindungan akun dari peniruan identitas, dan bantuan layanan pelanggan (support).

Uji Coba Meta One: Paket Khusus AI, Kreator, dan Bisnis

Selain meluncurkan paket untuk konsumen umum, Meta juga memperkenalkan payung baru bernama Meta One. 

Di bawah nama baru ini, Meta mulai menguji coba paket berlangganan berbasis kecerdasan buatan (AI) serta paket profesional untuk para pelaku bisnis dan kreator konten.

Untuk pengguna asisten virtual Meta AI, perusahaan menyiapkan dua opsi paket berbayar:

Meta One Plus ($7,99/bulan)

Meta One Premium ($19,99/bulan)

Meskipun Meta AI tetap bisa digunakan secara gratis oleh pengguna biasa, pelanggan paket Premium akan mendapatkan kapasitas komputasi yang lebih tinggi.

Artinya, AI bakal memiliki kemampuan penalaran yang lebih mendalam untuk tugas-tugas rumit, serta performa yang lebih cepat dalam memproduksi video maupun gambar. Uji coba paket AI ini akan dimulai bulan depan di Singapura, Guatemala, dan Bolivia.

Dongkrak Performa Bisnis dan Kreator lewat Paket Premium

Sementara itu, bagi para kreator dan pelaku bisnis, Meta menawarkan dua paket khusus untuk melejitkan performa akun mereka:

Meta One Essential ($14,99/bulan)

Mencakup lencana terverifikasi, proteksi akun dari kloning, dan fitur penyematan tautan (link tree) yang lebih optimal untuk mengarahkan audiens ke berbagai platform.

Meta One Advanced ($49,99/bulan)

Paket ini menawarkan keuntungan yang jauh lebih agresif. Akun pelanggan akan diprioritaskan untuk muncul di beranda Facebook dan menempati posisi atas pada hasil pencarian Instagram maupun Facebook.

Selain itu, paket Advanced dilengkapi dengan tombol "Ikuti" yang mencolok pada konten Reels, otomatisasi pengiriman undangan follow bagi pengguna yang berinteraksi, analitik kompetitor yang mendalam, alat penjadwalan konten, hingga fitur deteksi jika ada pengguna lain yang memakai ulang (repost) konten mereka agar bisa diklaim hak ciptanya.

Uji coba untuk paket kreator dan bisnis ini dijadwalkan meluncur akhir pekan ini di beberapa pasar perdana, termasuk Arab Saudi, Maroko, Thailand, dan Bangladesh.

Sumber: TechCrunchsinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: