29 Mei Hari Apa? Simak Daftar Peringatan Bersejarah dan Uniknya

Oleh: Kiswondari
Kamis, 28 Mei 2026 | 15:29 WIB
Peringatan 29 Mei - Hari Lanjut Usia Nasional. (BeritaNasional/Gemini AI)
Peringatan 29 Mei - Hari Lanjut Usia Nasional. (BeritaNasional/Gemini AI)

BeritaNasional.com - Setiap tanggal mencatatkan kisah dan sejarahnya yang memberi arti bagi kehidupan di masa kini. Terdapat banyak peristiwa bersejarah dan peringatan pada 29 Mei yang diperingati secara nasional maupun internasional, baik yang bersejarah dan unik. Mulai dari Hari Lanjut Usia Nasional, Hari Keluarga, Hari Peringatan Sidang Pertama BPUPKI, Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB, Hari Pendakian Gunung Everest, Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia, hingga Hari Kentang Internasional.

Berikut adalah daftar peringatan 29 Mei yang dirangkum BeritaNasional dari berbagai sumber:

1. Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)
Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) diperingati di Indonesia setiap tanggal 29 Mei. Bertujuan untuk mengapresiasi peran strategis dan kepedulian lansia dalam pembangunan bangsa. Selain itu, hari ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat dan lintas sektor terhadap pemenuhan hak, kesehatan, serta kesejahteraan para lansia.

Peringatan ini diinisiasi untuk menghormati Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat. Pada usia 65 tahun, beliau dengan penuh kearifan memimpin sidang pertama BPUPKI pada 29 Mei 1945. Kehadiran beliau membuktikan bahwa usia lanjut tidak menghalangi seseorang untuk berkontribusi besar bagi negara. HLUN secara resmi dicanangkan pertama kali oleh Presiden Soeharto pada 29 Mei 1996 di Semarang.

2. Hari Keluarga
Hari Keluarga juga dirayakan di Indonesia setiap 29 Mei. Hari Keluarga Nasional/Harganas secara resmi diperingati setiap 29 Juni, namun momentum 29 Mei sering dijadikan refleksi paralel bersamaan dengan Hari Lansia demi menguatkan hubungan antar-generasi di dalam rumah tangga.

Tanggal 29 Mei juga kerap diperingati sebagai momen penguatan internal keluarga. Hari ini menekankan kembali peran domestik rumah tangga sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa sebelum terjun ke masyarakat. Peringatan ini bertujuan untuk membangun keharmonisan rumah tangga, mengedukasi pola asuh anak yang ideal, serta meningkatkan komunikasi sehat antaranggota keluarga di tengah gempuran era digital.

3. Peringatan Dimulainya Sidang Pertama BPUPKI
Tanggal 29 Mei juga diperingati sebagai Peringatan Dimulainya Sidang Pertama BPUPKI, yang menjadi peristiwa bermakna dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Peringatan ini untuk mengenang dan mengulas kembali perjuangan para pendiri bangsa (founding fathers) dalam merumuskan dasar filosofis serta fondasi hukum negara Indonesia merdeka.

Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menggelar sidang pertamanya pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila, Jakarta). Pada hari pertama sidang (29 Mei 1945), tokoh nasional Mohammad Yamin menyampaikan gagasan tertulis dan lisan mengenai lima asas dasar negara Indonesia.

4. Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB (International Day of UN Peacekeepers)
Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB juga diperingati setiap 29 Mei. Peringatan ini bertujuan untuk menghormati profesionalisme, dedikasi, dan keberanian para personel militer maupun sipil yang bertugas dalam misi perdamaian PBB. Hari ini juga menjadi momen berkabung untuk mengenang para penjaga perdamaian yang telah gugur demi tugas internasional.

Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum PBB dan diperingati pertama kali pada tahun 2003. Tanggal 29 Mei dipilih karena menandai hari berdirinya misi penjaga perdamaian pertama PBB (UNTSO) pada tahun 1948 untuk memantau gencatan senjata di Timur Tengah.

5. Hari Pendakian Gunung Everest Sedunia (Mount Everest Day)
Tanggal 29 Mei juga diperingati sebagai Hari Pendakian Gunung Everest Sedunia, yang bertujuan untuk merayakan pencapaian luar biasa dalam sejarah penjelajahan manusia, mempromosikan pariwisata pegunungan, serta meningkatkan kesadaran akan pelestarian lingkungan di wilayah pegunungan Himalaya.

Peringatan ini dibuat untuk menandai keberhasilan Sir Edmund Hillary (Selandia Baru) dan Tenzing Norgay (Nepal) yang menjadi manusia pertama yang berhasil menaklukkan puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest (8.849 meter). Mereka mencapai puncak pada 29 Mei 1953. Hari ini mulai diperingati secara global sejak tahun 2008, setelah wafatnya Sir Edmund Hillary, atas inisiasi dari pemerintah Nepal.

6. Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia (World Digestive Health Day)
Hari Kesehatan Pencernaan Sedunia juga dirayakan setiap 29 Mei, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia mengenai pencegahan, diagnosis, manajemen, dan pengobatan penyakit pencernaan (seperti GERD, obesitas, hingga kanker usus). setiap tahunnya, hari ini mengusung tema spesifik yang berbeda.

Peringatan ini diinisiasi oleh World Gastroenterology Organization (WGO) pada tanggal 29 Mei 1958, bertepatan dengan hari berdirinya organisasi tersebut. Hari kesehatan ini diperingati secara global untuk menyoroti gangguan klinis pada sistem pencernaan.

7. Hari Kentang Internasional (International Day of Potato)
Setiap 29 Mei juga diperingati sebagai Hari Kentang Internasional, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global terhadap kontribusi kentang dalam memerangi kelaparan, kemiskinan, serta mendukung sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan di tengah perubahan iklim.

Peringatan ini adalah salah satu hari peringatan baru yang ditetapkan secara resmi oleh PBB melalui Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). Berdasarkan keputusan sidang umum, tanggal 29 Mei dipilih untuk menyoroti peran penting komoditas pertanian ini bagi ketahanan pangan global.

Demikian rangkuman informasi tentang daftar peringatan 29 Mei, sebagai pengingat bahwa setiap peristiwa bisa menjadi momen berharga untuk dirayakan.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: