Viral di Medsos, Empat Batu Diduga Artefak Bersejarah Ditemukan di Tanjung Duren

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 04 Juni 2026 | 17:15 WIB
Artefak Batu nisan Tionghoa di Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan. (Foto/IG: sudinkebudayaanjakbar)
Artefak Batu nisan Tionghoa di Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan. (Foto/IG: sudinkebudayaanjakbar)

BeritaNasional.com - Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat menindaklanjuti temuan empat lempengan batu granit yang diduga merupakan objek cagar budaya di Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan.

Temuan yang diduga berupa bongpay atau batu nisan Tionghoa tersebut kini telah dilaporkan untuk diteliti lebih lanjut.

Kepala Seksi Perlindungan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Sekrino, mengatakan pihaknya telah mendatangi Kantor Kelurahan Tanjung Duren Selatan pada Rabu (3/6/2026) untuk menindaklanjuti laporan temuan tersebut.

"Dari pengamatan awal, penemuan ini tidak mengherankan karena wilayah Jakarta Barat, terutama Glodok dan kawasan Tanjung Duren sekitarnya, sejak dahulu memang dikenal sebagai kantong kebudayaan masyarakat Tionghoa," kata Sekrino, Kamis (4/6/2026).

Menurut Sekrino, sejumlah catatan sejarah menyebutkan bahwa salah satu kelenteng (tepekong) terbesar di Batavia pernah berdiri di kawasan Tanjung Duren.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan keterkaitan antara catatan sejarah tersebut dengan temuan lempengan batu yang ditemukan warga.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak kelurahan, batu-batu tersebut telah lama diketahui keberadaannya oleh warga.

Sayangnya, karena tidak mengetahui nilai sejarah yang dimiliki, sebagian warga memanfaatkan batu-batu itu untuk berbagai keperluan sehari-hari.

"Kami akan mengirim nota dinas kepada Kepala Dinas Kebudayaan untuk melaporkan temuan ini," ujarnya.

Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat berharap temuan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Pusat Konservasi Cagar Budaya (PKCB) DKI Jakarta melalui penelitian dan kajian yang lebih mendalam.

"Temuan ini berpotensi melengkapi khazanah sejarah perkembangan Jakarta," tambahnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji, mengatakan temuan tersebut diketahui setelah adanya unggahan warga di media sosial.

Jajarannya kemudian melakukan pengecekan ke lokasi di wilayah RW 01 dan RW 05.

Saat ditemukan, lempengan batu itu berada di pinggir jalan di kawasan permukiman warga.

Untuk mencegah kerusakan maupun kehilangan, batu-batu tersebut kemudian diamankan ke kantor kelurahan.

"Semoga penelitian lebih lanjut dapat memastikan apakah batu tersebut merupakan artefak yang memiliki nilai sejarah dan berkaitan dengan perkembangan Jakarta," kata Indri.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: