Bantu Pelaku Usaha Tahu Tempe, Pemerintah Berikan Subsidi Kedelai

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 10 Juni 2026 | 16:30 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat diwawancarai. (BeritaNasional/Panji Septo)
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat diwawancarai. (BeritaNasional/Panji Septo)

BeritaNasional.com - Pemerintah memberikan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram (kg) lewat Perum Bulog. Ini dilakukan akibat melemahnya nilai Rupiah, dan kebanyakan kebutuhan kedelai dipenuhi lewat impor.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan, subsidi yang diberikan untuk pembelian 250 ribu ton kedelai.

“Kami sudah memutuskan kedelai impor itu diberi subsidi Rp2.000 per kg. Pemerintah memberikan subsidi bagi 250 ribu ton lewat Bulog,” kata Zulhas.

Ia berharap, subsidi kedelai itu bisa menjaga stabilitas harga kedelai agar tidak membebani UMKM tahu tempe dan warga yang mengkonsumsinya.

Pemerintah menyediakan anggaran subsidi kedelai tahap pertama sekitar Rp500 miliar.

Sementara itu, Ketua Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Hugo Siswaya mengatakan, kenaikan harga kedelai akibat pelemahan nilai tukar rupiah memberatkan pengusaha tahu dan tempe.

Pemilik pabrik tahu di Kecamatan Cianjur, Taufik Munandar mengatakan, pelemahan rupiah berdampak terhadap harga kedelai impor, padahal kedelai impor merupakan bahan baku produksi tahu dan tempe. Harga kedelai sekitar Rp10.500 per kg.

"Dengan adanya subsidi kedelai ini, maka jelas bentuk kehadiran pemerintah bagi UMKM. Kita semua menghadapi kesulitan dengan kenaikan harga kedelai. Adanya subsidi maka sangat bagus dan membantu pelaku industri tahu dan tempe," tambah Ketua Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas (Aspikmas) Pujianto di Purwokerto.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: