4 Strategi Investasi yang Tepat Kala IHSG Turun Tajam

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi IHSG dan BEI. (BeritaNasional/IDX)
Ilustrasi IHSG dan BEI. (BeritaNasional/IDX)

BeritaNasional.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini tercatat menguat dengan performa impresif. Dibuka melemah tipis 2,59 poin (0,05%) ke posisi 5.744,06, IHSG kemudian langsung menunjukan berbalik arah (rebound) dengan penguatan tajam 132,84 poin atau 2,31% ke level 5.879,49 pada pukul 09.35 wib pada Rabu (10/6/2026). 

Menguatnya IHSG tentu menjadi kabar baik dan menjadi harapan untuk menentukank kepercayaan investor yang kemudian dapat memulihkan situasi ekonomi yang tengah dihantam badai ketidakpastian. 

Walau demikian invetasi sebagai langkah aman untuk mengamankan aset ke depan. Namun berinvestasi tentu harus berhitung apalagi saat IHSG anjlok. 

Berikut ulasannya dilansir dari laman Pegadaian

Strategi Investasi yang Tepat Saat IHSG Menurun Tajam

IHSG yang anjlok memang sering membuat investor panik. Namun bagi investor jangka panjang, kondisi ini justru bisa menjadi peluang membeli saham berkualitas dengan harga lebih murah.

1. Pahami dulu penyebab penurunan pasar. Jangan langsung menjual aset hanya karena takut harga turun sementara.

2. Selanjutnya, pilih saham perusahaan dengan kondisi keuangan sehat dan bisnis yang kuat. Saham blue chip biasanya lebih mampu bertahan saat pasar bergejolak.

3. Sebaiknya jangan menaruh seluruh dana pada satu instrumen investasi. Diversifikasi membantu mengurangi risiko saat satu aset mengalami tekanan.

4. Selain saham, kamu juga bisa mempertimbangkan safe haven seperti emas untuk menjaga nilai aset saat pasar tidak stabil.

Salah satu pilihan praktis investasi emas adalah Tabungan Emas di Pegadaian. Dengan Tabungan Emas, kamu bisa membeli emas 24 karat mulai dari nominal kecil secara mudah dan fleksibel. Keunggulan lain yang ditawarkan oleh Tabungan Emas antara lain:

Pembelian mulai dari Rp10 ribuan.

Biaya pengelolaan ringan, yaitu Rp30 ribu per tahun.

Bisa transaksi online lewat aplikasi Tring! by Pegadaian.

Saldo emas tersimpan dengan aman dan mudah dicairkan.


Sebagai contoh, jika kamu menabung Rp20 ribu per hari, dalam sebulan kamu bisa mengumpulkan sekitar Rp600 ribu.

Jika mengacu pada harga emas per tanggal 13 Mei 2026, Rp2.746.000 per gram, maka nilai emas yang bisa kamu dapatkan dalam satu bulan adalah sekitar 0,218 gram. Sebagai catatan, hitungan ini tidak termasuk faktor fluktuasi harga emas.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: