BKPM: Hilirisasi Berkontribusi Hampir 30 Persen terhadap Investasi Nasional
BeritaNasional.com - Investasi di sektor hilirisasi menyumbang hampir sepertiga dari total realisasi investasi nasional hingga semester I tahun 2026.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan kontribusi investasi hilirisasi per semester I 2026 telah mencapai 29,7 persen.
"Dan, ini kita mengangkat sedikit mengenai hilirisasi karena rata-rata total kontribusi investasi di bilang hilirisasi ini mencapai hampir 30 persen atau 29,7 persen peningkatan 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Rosan menjelaskan tren kenaikan ini menunjukkan program hilirisasi semakin menjadi motor penggerak investasi nasional.
"Tapi ini memang peningkatan kami melihatnya trennya peningkatan yang cukup tajam, karena kalau dibandingkan dengan tahun 2023 itu kontribusi dari hilirisasi terhadap total investasi mencapai 24-25 persen tapi angka persentase ini sudah meningkat mencapai 29-30 persen di tahun 2026 ini," ujar Rosan.
Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat investasi hilirisasi, baik penanaman modal dalam negeri maupun asing, termasuk melalui proyek-proyek strategis yang dikembangkan BPI Danantara.
Lebih lanjut, Rosan menjelaskan investasi hilirisasi saat ini didominasi sektor mineral dengan nilai sekitar Rp206,5 triliun, disusul perkebunan dan kehutanan Rp54,4 triliun, minyak dan gas bumi Rp35,4 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp3,8 triliun.
"Tapi, memang kalau kita lihat sedikit investasi di bidang hilirisasi ini didominasi justru di luar Jawa, di luar Jawa kurang lebih 75,7 persen atau Rp227,3 triliun dan dalam negeri juga investasinya yang berhubungan dengan hilirisasi persentasenya sangat tinggi," jelas Rosan.
"Dalam negeri itu Rp87,3 triliun, sedangkan PMA-nya itu Rp212,8 triliun. Jadi, kita ketahui ini lebih banyak di Maluku Utara, Sulawesi, NTB, dan lain-lainnya,” tandasnya.
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







