7 Aturan Unik bagi Pemain selama Piala Dunia 2026

Oleh: Kiswondari
Kamis, 11 Juni 2026 | 07:32 WIB
Trofi Piala Dunia. (Foto/FIFA)
Trofi Piala Dunia. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - FIFA telah mempersiapkan turnamen Piala Dunia 2026 sejak Piala Dunia di Qatar empat tahun lalu, termasuk memperkenalkan peraturan baru yang akan berlaku selama pertandingan. Aturan ini akan berlaku untuk turnamen yang berlangsung di musik 2026-2027. Namun, terdapat enam aturan unik yang harus dipatuhi para pemain di Piala Dunia 2026. 

Melansir PEOPLE pada Kamis (11/6/2026), Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) mengumumkan adanya perubahan pada peraturan permainan, yang akan diterapkan pada musim 2026-2027, termasuk Piala Dunia 2026 .

"IFAB telah menyetujui serangkaian perubahan penting pada Peraturan Permainan dan Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi turnamen besar pertama yang menggunakannya," kata Kepala Petugas Perwasitan FIFA Pierluigi Collina, kepada wartawan pada Minggu (31/5/2026), yang dilansir dari Reuters.

"Amandemen ini bertujuan untuk mengatasi diskriminasi, mengurangi pemborosan waktu, meningkatkan tempo pertandingan, dan meningkatkan pengalaman pemain dan penggemar," tambahnya.

7 Aturan Unik di Piala Dunia 2026

Apa saja aturan baru yang akan berlaku di Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko? Simak enam aturan unik Piala Dunia 2026, yang dikutip dari PEOPLE

1. Pemain Dilarang Menutupi Mulut saat Konfrontasi
Seorang pemain akan diberi kartu merah, yang artinya mereka akan dikeluarkan dari pertandingan, jika mereka menutupi mulut mereka dengan tangan, lengan, atau baju mereka dalam situasi konfrontasi. Jika mulut seorang pemain ditutupi selama pertukaran ramah dengan rekan satu tim dari tim lawan, mereka tidak akan dihukum.

Aturan ini mulai diberlakukan usai Gianluca Prestianni dari Benfica dituduh melontarkan hinaan diskriminatif kepada Vinicius Jr. dengan mulut yang ditutupi. UEFA pun memberikan Prestianni hukuman larangan bermain selama enam pertandingan, dengan larangan tersebut diperpanjang di seluruh dunia.

2. Pemain Wajib Patuhi Waktu Lemparan ke Dalam dan Tendangan Gawang
Aturan unik berikutnya adalah batas waktu untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang, sehingga kini pemain harus mematuhi hitungan mundur lima detik. Wasit akan mengangkat tangan mereka untuk memulai hitungan mundur visual lima detik, dan jika bola tidak dalam permainan ketika waktu habis, lemparan ke dalam diberikan kepada lawan.

Selanjutnya, tendangan sudut akan diberikan kepada tim lawan jika tendangan gawang tidak dilakukan pada akhir hitungan mundur.

3. Pemain Akan Disanksi Jika Protes
Selain permainan, protes pemain atas keputusan wasit juga sering terjadi. Kali ini, seorang pemain akan diberikan kartu merah jika meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas keputusan wasit. Aturan ini juga berlaku untuk setiap ofisial tim yang menghasut pemain untuk meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes.

Aturan ini mulai dibuat usai Senegal meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas penalti yang diberikan kepada mereka di final Piala Afrika melawan Maroko awal tahun ini.

4. Pemain Harus Meninggalkan Lapangan usai Perawatan Tim Medis
Aturan unik berikutnya adalah pemain harus meninggalkan lapangan selama satu menit setelah dirawat oleh staf medis yang memasuki lapangan. Aturan ini diberlakukan untuk mencegah pemain berpura-pura cedera ringan agar tidak membuang waktu atau mengganggu momentum lawan.

Namun, pengecualian berlaku untuk cedera penjaga gawang, potensi benturan yang melibatkan penjaga gawang, benturan antar rekan satu tim yang memerlukan perawatan, cedera serius seperti cedera kepala atau gegar otak, dan kasus di mana pemain yang cedera ditunjuk untuk mengambil tendangan penalti.

5. VAR Bisa Tinjau Pelanggaran Sebelum Pertandingan Dimulai Kembali
Video Assistant Referees (VAR) kini diperbolehkan menjadi bahan peninjauan jika pelanggaran nyata yang dilakukan oleh tim penyerang sebelum bola dimainkan berdampak langsung pada gol, tendangan penalti, atau sanksi disiplin.

IFAB pun telah menyetujui adanya klarifikasi terhadap protokol asisten wasit video (VAR) untuk digunakan di Piala Dunia FIFA 2026. Jika pelanggaran memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam klarifikasi, VAR akan merekomendasikan peninjauan di lapangan, lalu, jika wasit menentukan bahwa pelanggaran terjadi sebelum bola dimainkan, tindakan disiplin yang sesuai akan diambil dan tendangan sudut atau tendangan bebas akan diulang.

6. Istirahat Minum Hanya Boleh di Waktu yang Ditentukan
Aturan unik berikutnya adalah batas waktu untuk istirahat minum selama tiga menit selama pertandingan, yang berlangsung sekitar pertengahan babak, tepatnya pada menit ke-22. Jeda minum ini akan terjadi di setiap babak setiap pertandingan di sekitar menit yang sama.

Namun, wasit diberikan fleksibilitas terkait kapan jeda akan diumumkan. Misalnya, jika seorang pemain cedera dan perlu dirawat sekitar menit ke-20, wasit dapat memberi isyarat jeda minum pada saat itu.

7. Pemain Dilarang Meninggalkan Lapangan saat Penjaga Gawang Dirawat
Aturan unik terakhir yakni, pemain dari kedua tim harus tetap berada di lapangan jika penjaga gawang yang cedera sedang dirawat di lapangan. Artinya, para pemain tidak boleh meninggalkan lapangan untuk meminta "istirahat" bersama pelatih masing-masing.

Demikian aturan-aturan unik baru yang berlaku untuk para pemain selama Piala Dunia 2026, salam olahraga!sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: