Santai Furniture dan WOF Wooden Angkat Kearifan Furnitur Jalanan Jawa Lewat Pameran Desain

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 11 Juni 2026 | 18:09 WIB
Santai Furniture dan WOF Wooden Angkat Kearifan Furnitur Jalanan Jawa Lewat Pameran Desain. (Foto/istimewa)
Santai Furniture dan WOF Wooden Angkat Kearifan Furnitur Jalanan Jawa Lewat Pameran Desain. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Santai Furniture bersama WOF Wooden menghadirkan pameran bertajuk Rethinking Java's Street Carpentry: An Interpretation by Santai Furniture and WOF Wooden yang mengangkat kembali kearifan pertukangan kayu jalanan khas Jawa sebagai sumber inspirasi desain furnitur kontemporer.

Pameran ini berangkat dari pengamatan terhadap furnitur yang lazim ditemukan di angkringan, warung, hingga berbagai ruang publik pinggir jalan di Pulau Jawa. Meski tidak pernah dirancang secara formal, furnitur-furnitur tersebut telah berkembang selama berabad-abad melalui praktik pertukangan rakyat yang diwariskan dan disempurnakan dari generasi ke generasi.

Menurut Santai Furniture, bahasa desain furnitur jalanan Jawa terbentuk secara alami dari kebutuhan masyarakat akan perabot yang murah, mudah dibuat, serta tahan digunakan dalam berbagai kondisi. Umumnya, furnitur tersebut dibuat dari kayu sisa dan dirakit menggunakan peralatan tangan sederhana.

Kesadaran akan kekayaan tradisi pertukangan ini semakin menguat ketika desainer Binsar di Malang menemukan pendekatan desain yang serupa dengan yang dikembangkan oleh tim Santai Furniture di Yogyakarta. Temuan tersebut menunjukkan bahwa prinsip-prinsip desain yang mereka gunakan bukanlah hasil pemikiran individu, melainkan bagian dari pengetahuan kolektif yang tersebar di seluruh Pulau Jawa.

Melalui koleksi furnitur bertajuk Rakyat, Santai Furniture mencoba menafsirkan ulang tradisi tersebut ke dalam konteks desain masa kini. Koleksi ini menampilkan karakter rangka berbentuk kotak, sistem sambungan yang intuitif, serta penggunaan material yang efisien melalui komponen-komponen berukuran tipis.

Seluruh produk dalam lini Rakyat dibuat dari kayu jati reklamasi yang berasal dari rumah-rumah tua Jawa yang telah dibongkar. Material tersebut dipilih karena memiliki karakter visual yang kuat, ditandai warna gelap dan jejak penggunaan yang autentik, sekaligus menjadi pilihan yang lebih berkelanjutan dibanding penggunaan kayu baru.

Dalam pengembangannya, Santai Furniture merumuskan empat prinsip utama yang diadaptasi dari furnitur jalanan Jawa, yakni efisiensi material, penggunaan bahan daur ulang, teknik sambungan sederhana yang dapat dikerjakan dengan alat tangan, serta estetika intuitif yang ditandai bentuk-bentuk geometris sederhana dan konstruksi yang terekspos.

Sementara itu, WOF Wooden turut menampilkan karya bertajuk Sekitar, sebuah bangku yang lahir dari pengamatan terhadap bentuk-bentuk dan material yang akrab dalam kehidupan sehari-hari. Karya tersebut menjadi refleksi atas bagaimana sebuah objek terbentuk melalui proses kolektif yang sering kali luput dari perhatian.

Melalui pameran ini, Santai Furniture dan WOF Wooden mengajak publik untuk melihat kembali nilai-nilai yang terkandung dalam pertukangan jalanan Jawa. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya harga material kayu, pendekatan yang hemat sumber daya dan berakar pada praktik lokal dinilai semakin relevan sebagai inspirasi bagi desain furnitur masa depan.

Baik koleksi Rakyat maupun Sekitar menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari sesuatu yang baru, melainkan dapat ditemukan dari kearifan sederhana yang selama ini hadir di sekitar kehidupan masyarakat.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: