Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru FIFA usai Kena Kartu Merah Tutup Mulut

Oleh: Harits Tryan
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:48 WIB
Pemain Paraguay Miguel Almiron. (Foto/instagram miguel_almiron).
Pemain Paraguay Miguel Almiron. (Foto/instagram miguel_almiron).

BeritaNasional.com - Paraguay meraih kemenangan penting 1-0 atas Turki dalam laga Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026) WIB, meski harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Namun, pertandingan tersebut menyita perhatian karena kartu merah kontroversial yang diterima Miguel Almiron usai penerapan aturan baru FIFA.

Almiron menjadi pemain pertama yang mendapat hukuman kartu merah karena menutupi mulut saat berbicara dalam situasi konfrontatif di lapangan. Insiden terjadi pada menit ketiga masa tambahan waktu babak pertama setelah gelandang Paraguay itu terlibat adu mulut dengan bek kanan Turki, Mert Müldür.

Peristiwa bermula setelah pelanggaran terjadi di area tengah lapangan. Almirón terlihat menutupi mulutnya sambil mengatakan sesuatu kepada Müldür. Pemain Turki tersebut kemudian meminta wasit asal El Salvador, Ivan Barton, untuk menindak kejadian itu.

Setelah meninjau tayangan video, Barton memutuskan memberikan kartu merah kepada Almirón. Keputusan itu diambil berdasarkan aturan baru International Football Association Board (IFAB) yang menyebut pemain dapat dikenai kartu merah apabila menutupi mulut saat berbicara dalam situasi konfrontatif dengan lawan.

Aturan tersebut diterapkan untuk mencegah komentar yang berpotensi bersifat rasis disembunyikan dari pengawasan. Kebijakan itu muncul setelah insiden kontroversial yang melibatkan Gianluca Prestianni dan Vinícius Júnior pada Liga Champions musim 2025-2026.

Meski kehilangan satu pemain, Paraguay mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Gol semata wayang pertandingan dicetak Matías Galarza melalui tendangan jarak jauh hanya 1 menit 5 detik setelah kick-off, yang sekaligus menjadi gol tercepat di turnamen Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Pelatih Paraguay Gustavo Alfaro memilih tidak mengomentari keputusan wasit terkait kartu merah Almirón. Meski demikian, ia mengakui timnya sempat merasa menghadapi situasi sulit sepanjang pertandingan.

Kartu merah Almirón menjadi yang ketiga dalam sejarah Paraguay di Piala Dunia, sekaligus menjadi kartu merah ketujuh yang tercatat pada Piala Dunia 2026. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sejak Piala Dunia 2014.

Kemenangan itu memastikan Paraguay melaju dengan modal penting, sementara Turki dipastikan tersingkir dari turnamen.

Sumber: ESPNsinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: