Inggris Ditahan Imbang Ghana, Jude Bellingham Minta Publik Tak Perlu Panik
BeritaNasional.com - Gelandang serang andalan Tim Nasional (Timnas) Inggris Jude Bellingham mengakui hasil imbang kacamata 0-0 melawan Ghana sangat mengecewakan.
Meski begitu, bintang Real Madrid tersebut meminta semua pihak untuk tetap tenang dan tidak membesar-besarkan hasil minor pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 tersebut.
"Ini sangat membuat frustrasi. Rasanya seperti kami kembali terkena penyakit laga kedua. Di hampir semua turnamen yang saya ikuti, polanya selalu mirip, tampil apik dan menang di laga pertama, lalu menemui jalan terjal di laga berikutnya," ujar Bellingham yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Rabu (24/6/2026).
Inggris sejatinya tampil dominan sepanjang pertandingan.
Namun, penguasaan bola yang tinggi serta rentetan peluang dari sepak pojok maupun tembakan jarak jauh gagal membongkar pertahanan rapat wakil Afrika tersebut.
Bellingham tak segan memberikan apresiasi kepada sang lawan yang sukses menjalankan strategi bertahan dengan disiplin tinggi.
Menurut dia, Ghana berhasil menutup ruang di lini tengah dan memaksa The Three Lions bermain melebar ke sisi lapangan.
Meski gagal mengamankan poin penuh setelah sebelumnya sukses melibas Kroasia 4-2 di laga pembuka, gelandang berusia 22 tahun ini menolak untuk bersikap pesimistis.
Sebagai salah satu pemain yang kini dituakan di ruang ganti, Bellingham fokus menjaga mentalitas positif tim.
"Penting untuk tidak terlalu terpuruk. Kami akan mengevaluasi rekaman pertandingan, melihat kekurangan kami, lalu bersiap menghadapi Panama. Tanpa perlu khawatir, stres, atau drama," tegasnya.
Ia juga menambahkan koleksi empat poin saat ini masih menempatkan Inggris di posisi yang menguntungkan untuk lolos ke babak berikutnya.
Menanggapi kritik dan sorotan tajam dari media, Bellingham menganggapnya sebagai hal yang lumrah dalam sepak bola.
Alih-alih tertekan, ia justru menilai gaya main fisik dan serangan balik cepat khas Ghana memberikan pelajaran berharga bagi Inggris untuk mengarungi sisa turnamen.
"Di Piala Dunia, Anda akan bertemu dengan tim dan gaya bermain yang jarang dihadapi. Menghadapi tim Afrika yang kuat di awal turnamen seperti ini justru bagus dan pasti akan membantu kami di babak-babak selanjutnya," tandasnya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu




