Rockstar Buka Pre-Order GTA VI, Harga Resmi Tembus Rp1,3 Juta
BeritaNasional.com - Rockstar Games akhirnya resmi membuka pre-order Grand Theft Auto VI (GTA VI) mulai 25 Juni. Namun, yang paling menyita perhatian publik adalah harga resmi game yang kini sudah dipastikan.
Untuk edisi standar, GTA VI dibanderol 80 dolar AS atau sekitar Rp1,3 juta (kurs perkiraan Rp16.300 per dolar). Sementara itu, edisi Ultimate dijual seharga 100 dolar AS atau sekitar Rp1,63 juta.
Angka tersebut menempatkan GTA VI sebagai salah satu game AAA dengan harga tertinggi, meski masih dianggap sesuai dengan tren industri game modern.
Jadwal Rilis GTA VI dan Akses Pre-Load
Rockstar juga mengonfirmasi jadwal perilisan GTA VI pada 19 November 2026. Pemain yang melakukan pre-order versi digital dapat mulai melakukan pre-load pada 12 November 2026, sehingga bisa langsung bermain saat game dirilis.
Untuk versi fisik, Rockstar tetap menyertakan kotak fisik, namun isinya hanya berupa kode unduhan digital. Aktivasi juga mengikuti jadwal pre-load yang sama, sehingga tidak ada perbedaan akses dibanding versi digital.
Edisi Ultimate menawarkan sejumlah bonus tambahan, seperti senjata eksklusif, kendaraan, pakaian, hingga item kosmetik seperti tato yang akan muncul di berbagai bagian cerita.
Selain itu, pemain yang melakukan pre-order atau membeli sebelum 20 November akan mendapatkan Vintage Vice City Pack, yang berisi:
- Mobil klasik '55 Vapid Stanier
- Garasi tambahan
- Kostum dan gaya rambut bertema era 1980-an
- Skin senjata dengan warna pastel
Harga GTA VI dalam Rupiah
Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs perkiraan saat ini:
- Edisi Standar: $80 ≈ Rp1.304.000
- Edisi Ultimate: $100 ≈ Rp1.630.000
Harga ini menegaskan bahwa GTA VI masuk kategori game premium dengan banderol tinggi, mengikuti tren kenaikan harga game AAA dalam beberapa tahun terakhir.
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







