Film Cek Khodam Angkat Realitas Sosial Manusia yang Sudah Tak Takut pada Setan

Oleh: Bagas Kusumohadi
Jumat, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB
Para pemain film Cek Khodam. (Foto/Ist)
Para pemain film Cek Khodam. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Masih ingat dengan tren kocak Cek Khodam yang sempat menguasai lini masa media sosial? Fenomena viral tersebut resmi diangkat ke layar lebar lewat film horor komedi terbaru produksi Dee Company berjudul Cek Khodam. 

Jika tidak ada perubahan jadwal, film unik ini siap menghibur penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026.

Menariknya, film ini bakal membalikkan pakem film horor pada umumnya. Kalau biasanya manusia yang lari ketakutan saat melihat hantu, di film Cek Khodam justru para makhluk halus dan penghuni dunia gaib dibuat panik.

Di tengah gempuran beban hidup modern, mulai dompet kosong, tagihan yang menumpuk, hingga stres tanggal tua, rasa takut manusia terhadap hantu justru merosot tajam. Situasi ini sukses memicu krisis eksistensi di dunia khodam.

Sinopsis

Kisah film ini berpusat pada kekacauan yang terjadi ketika angka ketakutan manusia terus menurun drastis. 

Demi mempertahankan eksistensi mereka agar tidak punah, para penghuni dunia khodam pun memutar otak dan berjuang keras. Di tengah situasi absurd tersebut, tiga orang sahabat tanpa sengaja terseret ke dalam konflik besar yang mempertaruhkan nasib dunia manusia dan dunia gaib.

Bukan cuma ceritanya yang segar, film ini juga menjadi panggung debut layar lebar bagi Jirayut. Setelah sukses mencuri perhatian sebagai penyanyi dan presenter, Jirayut siap menunjukkan bakat aktingnya lewat karakter komedi yang penuh kejutan.

Nantinya, penonton juga akan dihibur oleh kemunculan deretan karakter gaib dengan kepribadian yang unik, seperti Noni Belanda, Genderuwo, Pocong Karuhun, serta deretan penghuni dunia khodam lain yang malah sibuk menyelamatkan dunia mereka sendiri ketimbang menakut-nakuti manusia.

Angkat Realitas Sosial, Produser Janjikan Horor Komedi yang Segar

Produser Dee Company, Dheeraj Kalwani, menjelaskan bahwa ide cerita film ini murni lahir dari tren yang sangat melekat di keseharian netizen Indonesia.

“Cek Khodam lahir dari fenomena yang sangat dekat dengan masyarakat. Kami melihat bagaimana tren ini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan kemudian mengembangkannya menjadi sebuah horor komedi yang segar, lucu, dan relevan dengan kehidupan saat ini," ujar Dheeraj Kalwani melalui siaran persnya pada Jumat (26/6/2026).

Ia juga sangat tidak sabar melihat respons penonton terhadap penampilan perdana Jirayut di dunia akting.

“Kami sangat antusias memperkenalkan Jirayut dalam debut film layar lebarnya. Kami percaya energi, komedi,dan kedekatannya dengan masyarakat akan menjadi salah satu daya tarik utama film ini," tambahnya.

Secara tersirat, Cek Khodam sebenarnya ingin menyentil realitas kehidupan modern saat ini bahwa ketakutan terbesar manusia zaman sekarang ternyata bukan lagi setan atau dunia gaib, melainkan kerasnya persoalan hidup sehari-hari.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: