Viral Dishub Angkut Mobil Mewah di Senopati, Pemprov DKI: Penertiban Parkir Berlaku untuk Semua
BeritaNasional.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, penertiban parkir liar di Jakarta akan terus dilakukan secara berkelanjutan termasuk juga kendaraan mewah yang melanggar aturan.
Hal ini disampaikannya usai viral penertiban parkir liar di kawasan Senopati dan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang turut menjaring sebuah mobil mewah.
Pramono mengatakan, penertiban parkir merupakan upaya pemerintah menjaga ketertiban ruang jalan dan tidak dilakukan secara sementara.
“Hal yang berkaitan dengan penertiban parkir di Jakarta, kegiatan ini memang kegiatan yang akan dilakukan terus menerus, bukan kegiatan yang sesaat. Karena ini melakukan penertiban, pasti ada yang puas pasti ada yang tidak puas,” kata Pramono di Balai Kota, Jumat (26/6/2026).
Menurut Pramono, pihak yang merasa keberatan umumnya berasal dari pemilik kendaraan yang ditertibkan.
Dalam penertiban di kawasan Senopati, lanjut Pramono, terdapat mobil mewah yang selama ini dianggap belum tersentuh penindakan.
“Terutama yang tidak puas yang ditertibkan. Bahkan kemarin ketika di Senopati ada mobil-mobil mewah yang ditertibkan, karena merasa selama ini mobil mewah tidak pernah tersentuh, begitu ditertibkan merasa bahwa Pemerintah DKI Jakarta tidak melakukan pemberitahuan kepada mereka,” jelas Pramono.
“Bagaimana mau memberitahu kepada mereka wong selama ini yang ditertibkan begitu di tempat-tempat yang memang mereka biasa parkir terutama mobil-mobil mewah,” tambah dia.
Ia pun menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan membedakan kendaraan maupun wilayah dalam melakukan penertiban parkir liar.
“Jadi untuk kegiatan penertiban, ini tetap akan berjalan dan berlaku di semua daerah dan berlaku untuk semua kondisi kami tidak membedakan untuk itu,” tandas Pramono.
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu





