Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 14 Persen Mulai 1 Juli 2026

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 01 Juli 2026 | 11:00 WIB
Pertamina Beri Diskon Harga Avtur 10 Persen di 37 Bandara Selama Mudik Lebaran 2026. (Foto/Pertamina)
Pertamina Beri Diskon Harga Avtur 10 Persen di 37 Bandara Selama Mudik Lebaran 2026. (Foto/Pertamina)

BeritaNasional.com - PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk avtur penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian tersebut juga berlaku pada sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga dilakukan mengikuti dinamika pasar minyak dunia dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya, langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dikutip dari Antara, Rabu (1/7/2026).

Kitty menjelaskan harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, turun dari Rp22.190 per liter pada Juni 2026 menjadi Rp19.190 per liter mulai 1 Juli 2026. Dengan demikian, terjadi penurunan sebesar Rp3.000 per liter atau sekitar 14 persen dibandingkan harga sebelumnya.

Selain avtur, Pertamina juga menurunkan harga Pertamax Turbo. Produk BBM beroktan tinggi tersebut mengalami penurunan sebesar 7 persen dari Rp20.750 per liter pada Juni 2026 menjadi Rp19.300 per liter mulai 1 Juli 2026.

Penyesuaian harga juga terjadi pada produk Pertamina Dex Series atau BBM jenis solar nonsubsidi. Harga Dexlite (CN 51) turun 14 persen, dari Rp23.000 per liter pada Juni 2026 menjadi Rp19.700 per liter mulai awal Juli.

Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) mengalami penurunan sebesar 15 persen dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter.

"Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar," ujar Kitty.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: