Wujud Dukungan Astacita, Kapolri Sebut Hasil Pemberantasan Narkoba Capai Rp10,4 Triliun Selama 2026

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 01 Juli 2026 | 15:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Puslat Brimob Polri, Bogor, Jabar, Rabu (1/7/2026). (Beritanasional/Oke Atmaja)
Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Puslat Brimob Polri, Bogor, Jabar, Rabu (1/7/2026). (Beritanasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan capaian pemberantasan peredaran narkotika yang nilainya mencapai Rp10,4 triliun sepanjang 2026.

Capaian itu disampaikan Sigit saat sambutan di depan Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud dukungan terhadap Astacita Pemerintah.

"Dalam memutus mata rantai peredaran narkoba pada 2026, Polri telah mengungkap 24.837 perkara, menetapkan 32.792 tersangka," kata Sigit saat Puncak HUT Ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Nilai puluhan triliun rupiah itu merujuk pada barang bukti narkoba yang disita 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 763.000 butir ekstasi, dan 59,2 juta butir obat keras.

Berkat keberhasilan tersebut, Polri setidaknya telah menyelamatkan 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Termasuk upaya preventif pencegahan dengan mengubah kampung rawan narkoba di beberapa wilayah.

"Polri juga berusaha untuk melakukan transformasi 148 kampung narkoba dan saat ini menjadi kampung bebas dari narkoba," tuturnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: