Sebastian Beccacece Mundur sebagai Pelatih setelah Ekuador Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Oleh: Tarmizi Hamdi
Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB
Sebastian Beccacece resmi mundur dari kursi pelatih Timnas Ekuador. (Foto/Instagram Sebastian Beccacece)
Sebastian Beccacece resmi mundur dari kursi pelatih Timnas Ekuador. (Foto/Instagram Sebastian Beccacece)

BeritaNasional.com - Petualangan Ekuador di Piala Dunia harus terhenti di babak 32 besar. Menyusul hasil minor tersebut, Sebastian Beccacece langsung mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepelatihan pada Rabu (1/7/2026).

Langkah Ekuador dihentikan oleh tuan rumah Meksiko dengan skor telak 2-0 pada Rabu. Kekalahan ini sekaligus menjadi laga pemungkas bagi juru taktik asal Argentina tersebut.

"Kontrak saya otomatis berakhir begitu Piala Dunia usai bagi kami. Karena target yang kami janjikan gagal tercapai, mundur adalah keputusan terbaik," ujar Beccacece dalam sesi konferensi pers pascapertandingan yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Rabu.

Meski gagal melangkah lebih jauh, pelatih berusia 45 tahun ini tetap menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran manajemen sepak bola Ekuador atas ruang dan kebebasan yang diberikan selama ia menjabat.

"Saya berterima kasih kepada Presiden (Francisco Egas) dan federasi atas kepercayaan luar biasa mereka. Saya meninggalkan posisi yang sangat saya hormati ini dengan keyakinan bahwa kami telah membangun sebuah warisan untuk masa depan," tuturnya.

Beccacece menakhodai Ekuador sejak Agustus 2024. Di bawah arahannya, Ekuador bertransformasi menjadi tim yang solid. Sempat terseok-seok di awal kualifikasi zona CONMEBOL, ia berhasil membawa timnya melesat hingga finis di peringkat kedua klasemen akhir, tepat di bawah Argentina.

Berikut adalah rapor performa Ekuador selama di bawah asuhan Beccacece:

Total Laga: 24 pertandingan

Menang: 9 kali

Imbang: 12 kali

Kalah: 3 kali

Rekor Spesial: Sempat membukukan 19 laga beruntun tanpa kekalahan, sebelum akhirnya dipatahkan oleh Pantai Gading dengan skor 1-0 di laga pembuka Piala Dunia pada 14 Juni lalu.

Pasang Badan atas Kekalahan

Sebagai nakhoda tim, Beccacece enggan mencari kambing hitam atas kegagalan anak asuhnya. Ia pasang badan dan mengakui bahwa Meksiko bermain jauh lebih baik di lapangan.

"Skuat ini sebenarnya telah membangun harapan dan ekspektasi yang besar. Namun, Meksiko tampil lebih unggul dan kekalahan ini sepenuhnya adalah tanggung jawab saya. Kami tidak tampil maksimal dan mereka layak menang," akunya secara ksatria.

Menutup masa baktinya, Beccacece memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh elemen tim dan masyarakat Ekuador yang telah menemaninya berjuang.

"Terima kasih kepada seluruh pemain dan negara ini atas perjalanan serta petualangan hebat yang kita lalui bersama. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: