Butuh Waktu Minimal 2 Bulan untuk Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 02 Juli 2026 | 01:30 WIB
Selat Hormuz masih dipenuhi ranjau (Foto/X Centcom)
Selat Hormuz masih dipenuhi ranjau (Foto/X Centcom)

BeritaNasional.com - Ratusan ranjau telah ditanam di Selat Hormuz selama perang Iran. Oleh karena itu perlu dibersihkan dengan seksama.

Kementerian Pertahanan Italia menyatakan, butuh minimal dua bulan guna membersihkan Selat Hormuz dari ranjau.

"Diperkirakan masih ada puluhan ranjau di Selat Hormuz. Butuh waktu minimal dua bulan untuk membersihkannya. Apalagi ranjau-ranjau itu sangat canggih dan modern, punya kemampuan yang tak dimiliki oleh semua negara," kata Komandan Komando Operasi Gabungan (COVI), Giovanni Maria Iannucci.

Menurut Iannucci gagasan mengenai misi multinasional untuk pembersihan Selat Hormuz itu juga membuka peluang bagi berbagai pihak di luar Eropa maupun aktor regional untuk ikut berpartisipasi. Ia mendorong pihak lain ikut serta membersihkan ranjau di Selat Hormuz yang vital bagi pengiriman Migas atau BBM.

Ia mengatakan, kapal-kapal penyapu ranjau Italia saat ini sedang berada di Djibouti.

Djibouti berada di kawasan Tanduk Afrika, yang terletak di pesisir Laut Merah bagian selatan. Sedangkan Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman itu berada jauh di sebelah timur dari Djibouti.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: