Jelang Duel Panas Inggris vs Meksiko, Tuchel Soroti Keuntungan Besar Tuan Rumah
BeritaNasional.com - Thomas Tuchel mengakui Timnas Inggris menghadapi tantangan besar saat melawan Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih The Three Lions itu menilai timnya mustahil beradaptasi dengan kondisi ketinggian di Mexico City hanya dalam waktu beberapa hari menjelang pertandingan yang akan digelar di Stadion Azteca.
Inggris memastikan tiket ke babak 16 besar setelah bangkit mengalahkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1 di Atlanta, Rabu. Sempat tertinggal lewat gol Brian Cipenga pada menit ketujuh, Inggris membalikkan keadaan melalui dua gol Harry Kane dalam 15 menit terakhir pertandingan.
Dua gol tersebut membuat Kane mengoleksi total 13 gol di ajang Piala Dunia, sekaligus melampaui catatan legenda Brasil, Pele. Penyerang berusia 32 tahun itu juga telah mencetak lima gol sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.
Usai memastikan kemenangan atas Kongo DR, Inggris dijadwalkan kembali ke markas mereka di Kansas City sebelum bertolak ke Mexico City pada Jumat. Jadwal yang padat membuat Tuchel pesimistis timnya mampu beradaptasi dengan kondisi ketinggian ibu kota Meksiko yang berada sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut.
"Saya baru saja pulang dari pertandingan ini, dan mencoba menikmatinya, tetapi ini mungkin salah satu pertandingan terindah, pertandingan paling menarik yang bisa Anda saksikan," kata Tuchel dikutip dari ESPN, Kamis (2/7/2026).
"Anda akan bermain melawan Meksiko di Azteca, dan akan ada banyak sekali rintangan yang menunggu kita," imbuh dia.
Menurut pelatih asal Jerman itu, faktor ketinggian menjadi keuntungan besar bagi Meksiko karena mereka sudah beberapa kali bermain di Stadion Azteca selama Piala Dunia 2026.
"Belum lagi ketinggian tempat tersebut tentu akan menjadi kerugian besar, karena kami tidak dapat beradaptasi secara fisik dalam empat hari. Itu mustahil dan mungkin akan ada lebih banyak rintangan lagi," ujarnya.
Meski demikian, Tuchel menegaskan timnya siap menghadapi berbagai tantangan.
"Tapi kami siap untuk itu, mungkin kami membutuhkannya. Kami sekarang memiliki landasan yang ideal untuk benar-benar percaya bahwa kami siap untuk itu, dan ketika keadaan menjadi sulit, kami akan menemukan jawabannya," lanjutnya.
Tuchel juga menyinggung kemungkinan gangguan nonteknis yang bisa dihadapi timnya selama berada di Mexico City. Sebelumnya, Ekuador sempat mengajukan protes resmi kepada FIFA setelah terjadi penyalaan kembang api di luar hotel tim mereka pada malam sebelum menghadapi Meksiko.
"Saya tidak yakin apakah perjalanan akan lancar, apakah tidur akan nyenyak, apakah ada kebisingan di luar hotel," kata Tuchel.
"Oke, mari kita mulai. Ini pertandingan yang sangat indah dan menarik. Akan ada banyak rintangan, tetapi tim ini akan siap menghadapi apa pun yang terjadi."
Meski mengakui kesulitan menghadapi faktor ketinggian, Tuchel menilai skuad Inggris sudah berhasil beradaptasi dengan cuaca panas dan kelembapan sejak menjalani pemusatan latihan sebelum turnamen dimulai.
"Kami datang sangat awal ke negara ini, kami datang sangat awal ke AS, dan membekali tubuh kami dengan pelatihan ketahanan terhadap panas yang baik. Pada dasarnya itulah idenya, untuk beradaptasi, sehingga para pemain sudah memiliki banyak pelatihan ketahanan terhadap panas di dalam tubuh mereka," ujarnya.
"Itu akan membantu mereka, jadi saya rasa panas dan kelembapan tidak akan menjadi masalah bagi kami. Kami sudah terbiasa dengan itu sejak latihan, dan kami sudah terbiasa dengan itu sejak kamp persiapan kami di Florida."
Namun, menurut Tuchel, beradaptasi dengan ketinggian membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan dengan cuaca panas.
"Pemahaman saya adalah kita tidak bisa beradaptasi dengan ketinggian. Itu adalah keuntungan besar yang akan dimiliki Meksiko. Itu membutuhkan terlalu banyak waktu."
"Kami hanya punya waktu tiga hari antara pertandingan ini. Secara fisik, sangat tidak mungkin untuk beradaptasi dengan ketinggian, yang cukup tinggi."
"Kami sudah tahu itu sebelumnya, jadi ini hanyalah sebuah kerugian yang harus kami hadapi. Saya pikir kami telah menunjukkan sikap bahwa kami siap untuk itu, dan dari situ kami akan melangkah maju."
Pemenang laga antara Meksiko dan Inggris akan menghadapi pemenang pertandingan Brasil kontra Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Sumber: ESPN
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







