Prabowo Terima Kunjungan Presiden Belarusia, Bahas Ketahanan Pangan hingga Energi
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (2/7/2026).
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, pertemuan tersebut akan membahas penguatan kerja sama bilateral Indonesia dan Belarus di berbagai sektor.
"Pada pagi hari ini Presiden Prabowo Subianto akan menerima kunjungan kenegaraan balasan dari Presiden Alexander Lukashenko dari Belarus," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Sugiono berujar, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Prabowo ke Belarus pada 15 Juli lalu.
Dari pertemuan itu, terdapat sejumlah potensi kerja sama bilateral yang akan terus dikembangkan.
"Seperti kita ketahui pada tanggal 15 Juli yang lalu Presiden kita berkunjung ke sana dan dari pertemuan tersebut banyak potensi-potensi kerja sama bilateral yang ingin terus dikembangkan," ujar Sugiono.
Ia menyebut bahwa hubungan Indonesia dan Belarus memasuki tahap baru setelah penandatanganan EAEU CEPA. Seperti diketahui, Belarus menjadi salah satu negara yang telah meratifikasi kerja sama tersebut.
"Seperti kita ketahui juga telah terjadi penandatanganan EAEU CEPA dan Belarus merupakan salah satu negara yang telah meratifikasi tersebut," ucap Sugiono.
Lebih lanjut, Sugiono juga mengungkapkan bahwa dalam kunjungan Lukashenko kali ini kedua negara juga akan meluncurkan roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor.
"Ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral kita memasuki satu, kalau saya boleh katakan, tahap yang baru yang lebih intensif di mana dari situ pada hari ini juga akan diluncurkan suatu roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dengan Belarus," jelasnya.
Adapun salah satu fokus kerja sama adalah bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi.
"Kepentingan kita yang utama karena ini juga sesuai dengan program Bapak Presiden terutama di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi, kerja sama yang lebih intensif di bidang ini juga akan dimantapkan," kata Sugiono.
"Beberapa produk pertanian dan khususnya bahan baku pupuk juga akan dikerjasamakan antara Belarus dan Indonesia," katanya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






