Modi Puji Prabowo soal Restorasi Candi Prambanan: Perencanaannya Jelas karena Dia Prajurit

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 08 Juli 2026 | 13:36 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) dan PM India Narendra Modi (kiri) di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). (BeritaNasional/YT Setpres)
Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) dan PM India Narendra Modi (kiri) di Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). (BeritaNasional/YT Setpres)

BeritaNasional.com - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi memuji Presiden Prabowo Subianto karena mewujudkan rencana restorasi alias pemugaran Candi Prambanan. Menurutnya, Prabowo merupakan seorang prajurit sehingga tahu bagaimana merencanakan sesuatu dengan baik, termasuk rencana restorasi Candi Prambanan. 

“Dan saya ingin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo, karena beliau sendiri adalah seorang prajurit, beliau tahu bagaimana merencanakan segala sesuatu,” kata Modi saat berkunjung ke Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026).

Modi berujar, Prabowo memiliki strategi dan perencanaan yang tepat dalam merestorasi kawasan bersejarah tersebut. Maka dari itu, ia yakin pemugaran ini bisa rampung lebih cepat dari target yang ditentukan.

“Jadi, ketika beliau merencanakan restorasi ini, terdapat strategi yang jelas dan dengan perencanaannya, saya yakin pekerjaan restorasi akan selesai lebih cepat dari jadwal,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan, pemerintah India telah berencana merestorasi Candi Prambanan sejak lama.

Fadli mengatakan, hal tersebut telah disampaikan sejak sekitar satu setengah tahun lalu. 

"Jadi memang ini sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Modi sejak satu setengah tahun yang lalu. Nah sekarang, besok ya beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan," kata Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Fadli berujar, terdapat beberapa bagian di Candi Prambanan yang belum terestorasi oleh pemerintah Indonesia.

"Ada seperempat bagian dari Candi Prambanan yang memang yang namanya Perwara, itu candi-candi kecilnya itu belum kita revitalisasi," ujar Fadli.

"Dari dua ratusan itu baru enam yang kita revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah, sudah semua," tambah dia.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: