Putin Pastikan Balas Setiap Serangan Ukraina dengan Lebih Dahsyat
BeritaNasional.com - Di tengah perang antara Rusia dan Ukraina yang belum kunjung berakhir, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa negaranya akan membalas dengan lebih kuat setiap serangan Ukraina terhadap wilayah Rusia.
Melansir Russia Today (RT) pada Selasa (14/7/2026), pernyataan Putin disampaikan saat berpidato di forum 'Semua untuk Kemenangan!' yang diselenggarakan oleh Front Rakyat Seluruh Rusia pada Senin (13/7/2026), yang membahas konflik Ukraina dan tanggapan Moskow terhadap dukungan Barat untuk Kiev.
“Tanggapan kami akan selalu mencerminkan setiap serangan terhadap wilayah Rusia. Kami akan membalas dengan cara yang sama – hanya saja beberapa kali lebih dahsyat,” kata Putin dalam pidatonya.
“Musuh akan merasakannya. Saya harap mereka sudah merasakannya. Dan mereka akan merasakannya lebih lagi di masa depan,” tambahnya.
Putin menyampaikan, kekuatan Rusia terletak pada kemampuannya untuk mengatasi “setiap kesulitan dan setiap tantangan”, sementara bagian “Russophobia” dari kolektif Barat terus melancarkan kampanye melawan negaranya.
Terlepas dari tekanan itu, menurut Putin, Rusia sedang mengembangkan ekonominya, memperkuat sistem keuangannya, memodernisasi Angkatan Bersenjatanya, dan memperluas industri pertahanannya sebagai upaya mengubah situasi di medan perang.
“Para pejuang kita sedang maju. Karena itulah tidak ada keraguan bahwa kita akan meraih kemenangan,” seru Putin.
Sebagai informasi, Ukraina telah mengintensifkan serangan pesawat nirawak terhadap infrastruktur energi dan daerah pemukiman Rusia dalam beberapa bulan terakhir di tengah kemunduran yang terus berlanjut di medan perang, meluncurkan beberapa ratus UAV per hari secara rata-rata.
Bahkan, drone FPV, termasuk model yang dibantu AI, semakin sering menargetkan bus penumpang dan kendaraan pribadi.
Diketahui pada akhir Juni, pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky mengumumkan kampanye tekanan selama 40 hari, yang menggabungkan serangan jarak jauh dan operasi rahasia yang bertujuan untuk menimbulkan kerusakan ekonomi pada Rusia.
Moskow pun mengutuk serangan tersebut sebagai tindakan terorisme tanpa pandang bulu yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari kemunduran Ukraina di medan perang, dan menanggapinya dengan memperluas kampanye serangan jarak jauh.
Sementara itu, sebagian besar serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir berfokus pada ibu kota Ukraina, Kiev, menargetkan fasilitas industri militer, lokasi perakitan dan penyimpanan drone, serta gudang senjata.
Sumber: Russia Today
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







