Penghuni Kos di Mampang Prapatan Ditemukan Tewas Membusuk, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 15 Juli 2026 | 11:55 WIB
Kamar pintu kos yang penghuninya ditemukan tewas membusuk di Mampang Prapatan, Jaksel, Selasa (12/7/2026). (BeritaNasional/IG Jaksel Update)
Kamar pintu kos yang penghuninya ditemukan tewas membusuk di Mampang Prapatan, Jaksel, Selasa (12/7/2026). (BeritaNasional/IG Jaksel Update)

BeritaNasional.com - Warga sebuah kos-kosan di daerah Mampang Prapatan digegerkan dengan temuan seorang penghuni salah satu kamar yang telah meninggal dunia dalam kondisi mengeluarkan aroma busuk pada Selasa (14/7/2026).

Dikutip lewat unggahan akun Instagram @jakselupdate, pengecekan kondisi korban ini diawali dengan laporan bau busuk oleh penjaga kos di salah satu kamar yang membuat polisi turun tangan ke lokasi.

“Peristiwa bermula ketika penjaga kos merasa curiga karena penghuni berinisial M yang menempati kamar C11 tidak terlihat keluar kamar selama kurang lebih tiga hari. Kecurigaan semakin kuat setelah tercium aroma tidak sedap dari arah kamar tersebut,” tulis keterangan akun tersebut.

Atas temuan ini, Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Joko Adi Wibowo pun membenarkan jajaranya melalui Polsek Mampang Prapatan telah mengecek kondisi korban penghuni kos yang dipastikan telah meninggal dunia setelah kamar dibuka paksa.

“Bersama warga, petugas buka paksa lah pintu itu. selain warga juga Polsek ya, bersama orang kelurahan. Jadi dibuka paksa, setelah dibuka diketahui orang korban itu sudah meninggal dunia,” kata Joko saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

Joko mengatakan, untuk saat ini jenazah korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk proses identifikasi. Namun dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Ya, kasat mata ya, dilihat tidak ada kekerasan. Nanti bagaimana hasil pemeriksaan di rumah sakit,” terangnya.

Sementara, Joko menyampaikan untuk hasil pemeriksaan keterangan saksi diakui sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat terdengar dari dalam kamar mengalami batu-batu yang cukup keras.

“Informasi dari lingkungan kos itu, dapat informasi bahwa hari Jumat itu si korban mengeluh sakit sama yang jaga kos ya. Dan hari Minggunya denger suara si korban itu batuk-batuk, tapi posisinya di dalam kamar. Dan kemarin diketahui kondisinya (meninggal dunia),” ungkap Joko.

Atas temuan fakta awal ini, Joko menjelaskan untuk penyebab kematian sementara mengarah karena sakit. Namun semua itu masih menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan medis yang melakukan autopsi.

“Sementara seperti itu (sakit), dan kemudian dari hasil interogasi lingkungan dan dari keluarga. Artinya informasi yang meringankan,” tuturnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: