Iran: Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Mau Terima Persyaratan

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 16 Juli 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi militer AS memantau kapal tanker di Selat Hormuz. (Foto/X Centcom)
Ilustrasi militer AS memantau kapal tanker di Selat Hormuz. (Foto/X Centcom)

BeritaNasional.com - Iran menyatakan, Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat menerima syarat-syarat Teheran untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Menurut kantor berita Mehr News Agency, Juru Bicara Angkatan Darat Iran Mohammad Akrami-Nia mengatakan, bahwa kendali atas selat itu harus berada di bawah otoritas Iran sebelum dapat dibuka kembali.

Ia mengatakan, AS harus mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka perdamaian bulan lalu. AS juga harus menghentikan tindakan bermusuhan, lalu menerima aturan Iran yang mengatur Selat Hormuz.

Akrami-Nia mengatakan, aksi militer AS yang terus berlanjut tidak akan memaksa Iran untuk membuka kembali jalur perairan tersebut.

Pernyataan tersebut muncul setelah gelombang baru ledakan dilaporkan terjadi di beberapa kota di Iran, seiring Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan serangan tambahan terhadap negara itu.

CENTCOM menyatakan, serangan tersebut menargetkan kemampuan militer Iran yang terkait dengan ancaman terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi perdagangan global.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz. Pasukan AS terus menyerang Iran.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: