Iran Klaim Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 16 Juli 2026 | 13:46 WIB
Ilustrasi iran dan selat hormuz. (foto/CopilotAI)
Ilustrasi iran dan selat hormuz. (foto/CopilotAI)

BeritaNasional.com - Iran mengklaim telah melancarkan serangan ke fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain sebagai bagian dari gelombang kesepuluh operasi balasan yang diberi nama Operation Lightning.

Melalui pernyataan yang disiarkan media pemerintah, militer Iran menyebut sasaran serangan di Kuwait mencakup sistem radar, pertahanan udara Patriot, serta tangki bahan bakar milik pasukan AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Pada serangan terpisah di Bahrain, Iran mengaku mengerahkan drone untuk menghantam sistem komunikasi dan radar yang digunakan pasukan AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa. Target yang disebut meliputi radar Super Hawk dan instalasi rudal Patriot.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga mengklaim telah menyerang Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait.

Menurut IRGC, serangan tersebut menyasar radar peringatan dini C-RAM serta titik berkumpul personel militer AS.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari Amerika Serikat, Kuwait, maupun Bahrain terkait klaim serangan yang disampaikan Iran.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: