Sukses di Malang, PDIP Jatim Ingin RedTalks Jadi Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:55 WIB
RedTalks di Malang Jawa Timur. (BeritaNasional/istimewa)
RedTalks di Malang Jawa Timur. (BeritaNasional/istimewa)

BeritaNasional.com -  Acara RedTalks 2026 'Indonesia Punya Kita: Nasionalisme Tanpa Batas Generasi' yang diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama detikcom di Malang Creative Center berjalan sukses. 

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono menyatakan RedTalks akan dijadikan sebagai wadah partai menampung berbagai masukan dan aspirasi anak muda serta masyarakat umum.

"Harapan kami RedTalks cakupan wilayahnya semakin luas di masing-masing kabupaten/kota, mau itu di kampus, di warung kopi, di kafe, buatlah acara-acara seperti ini agar masukan dari lingkungan paling kecil bisa kemudian ditampung," kata Deni usai RedTalks 2026 di Malang Creative Center, Sabtu (25/7/2026).

Deni mengatakan PDIP akan konsisten menggelar RedTalks di berbagai daerah agar semua lapisan masyarakat bisa menyampaikan masukannya kepada pemerintah.

"Kami di PDIP akan mencoba menata, menampung asipirasi, kemudian bisa merumuskan aspirasi itu menjadi satu kebijakan. Baik kebijakan internal partai maupun kami akan menugaskan kader-kader PDIP yang ada di legislatif maupun eksekutif," terangnya.

Deni juga menangkap berbagai tantangan yang dilontarkan anak-anak muda di Malang Raya termasuk berbagai kritik dari para akademisi seperti Rocky Gerung hingga Suko Widodo.

"Tantangan yang disampaikan oleh Bung Rocky tadi menarik juga bagi anak muda Malang, kader, khususnya teman-teman aktivis untuk bagaimana kemudian melihat Marhaenisme menjadi salah satu hal yang memang sampai hari ini masih sangat relevan," jelasnya.

"Tugas kami membuat partai politik menjadi ruang terbuka bagi anak-anak muda. Kami sudah membuktikan PDIP membuka ruang itu, bahwa anak-anak muda diberi kesempatan di PDIP dengan catatan tidak harus menjadi struktur partai, tidak harus jadi caleg, tapi kami membuka ruang-ruang diskusi agar masukan dari anak-anak muda bisa kemudian kami tampung dan kami jadikan program-program perjuangan," tambahnya, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Deni, masalah anak muda saat ini sangat bervariasi mulai dari lapangan pekerjaan hingga biaya hidup yang semakin tinggi 

"Ini menjadi tantangan kami, dan kami akan mencoba bedah satu persatu. Ini perlu kerja sama dari seluruh stakeholder. Kalau di Malang, kami hanya punya kepala daerah di Kabupaten Malang, tapi di Kota Malang dan Kota Batu kami tidak punya. Nah ini harus kemudian dibangun komunikasi antara legislatif dengan eksekutifnya," jelasnya.

"Perlu kerja sama, kerja keras. Kader PDIP harus punya isi dalam menangkap keinginan atau aspirasi anak-anak muda. Kami punya sekolah partai, itu kita lakukan dan roadmap kita sudah ke sana. Kita melakukan kaderisasi, kita melakukan diklat kepada kader-kader kami agar memang isinya ada, branding-nya tidak kosong," tambahnya.

"Tapi hal yang memang ini berhubungan dengan stakeholder, dengan pemerintah khususnya, memang harus kemudian dikordinasikan, dikomunikasikan. Nah, ini tantangan dan pekerjaan rumah bersama untuk kemudian anak-anak muda bisa lebih kencang lagi ya untuk melakukan gerakan-gerakan dan harus lebih peduli lagi terhadap kondisi yang terjadi minimal di lingkungan sekitar," lanjutnya.

Deni mencontohkan saat RedTalks di Surabaya beberapa waktu lalu, PDIP langsung menindaklanjuti berbagai aspirasi warga dan anak-anak muda.

"Ketika RedTalks di Surabaya itu sudah banyak beberapa masukan dan sudah kita aplikasikan. Salah satunya masukan untuk partai politik tidak hanya berurusan melulu dengan urusan politik, tidak hanya urusan pemerintahan, tapi partai politik juga bisa kemudian menjadi ruang anak muda berkreasi. Salah satunya yang kita laksanakan besok di bulan Agustus, kita akan menggelar Soekarno Cup. Ini bagaimana kemudian PDIP menampung, menggali potensi anak-anak muda, khususnya pemain sepak bola usia di bawah 17 tahun yang akan kemudian bertanding bersama," bebernya.

"Kami juga akan menggelar event run kami, Soekarno Run, dan kami juga akan kembali menggelar RedTalks di wilayah lain agar kemudian aspirasi yang masuk, saran dan kritik ini bisa kembali kemudian kita tampung, kemudian bisa kita jadikan roadmap, jadikan program-program perjuangan di internal kami di PDI Perjuangan maupun bagian dari tugas kader-kader kami yang ada di legislatif, maupun di eksekutif, maupun di struktural partai," tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Jatim ini juga terkejut dengan animo anak muda dan mahasiswa Malang Raya yang sangat tinggi untuk datang langsung di acara RedTalks 2026.  

"Kami melihat, terus terang ini di luar dugaan kami antusiasme anak-anak muda khususnya di Malang Raya ini luar biasa. Kursi terisi penuh dan sampai ada yang berdiri, bahkan di luar, kami mohon maaf atas keterbatasan tempat. Tapi ini akan menjadi tantangan besar bagi kami untuk mewadahi segala bentuk masukan, kritik, saran, dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PDIP Jatim," tandas Deni.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: