Daftar Gubernur BI dari Masa ke Masa, Ada Ipar Prabowo hingga Wapres RI
BeritaNasional.com - Mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin (27/7/2026) pagi, akibat alasan pribadi menjadi sorotan publik. Kini, lembaga yang memegang kendali atas kebijakan moneter negara ini hanya diisi oleh Plt Gubernur BI, Destry Damayanti bersama dengan empat Deputi Gubernur BI lainnya hingga Presiden mengusulkan calon baru.
Bagaimana sejarah kepemimpinan BI dari tiap rezim? Berikut adalah daftar Gubernur BI dari masa ke masa, ada saudara ipar Presiden Prabowo Subianto, hingga Wakil Presiden (Wapres) RI yang dirangkum BeritaNasional.
Daftar Gubernur BI
- Era Orde Lama (Presiden Soekarno)
1. Sjafruddin Prawiranegara (1953–1958)
Pejuang kemerdekaan dan mantan Presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Ia meletakkan fondasi awal perbankan sentral Indonesia setelah nasionalisasi De Javasche Bank.
2. Loekman Hakim (1958–1959)
Ekonom dan politikus yang sebelumnya aktif di Kementerian Keuangan. Ia memimpin BI pada masa transisi politik dan ekonomi pasca-kolonial yang mulai bergejolak.
3. Soetikno Slamet (1959-1960)
Birokrat keuangan kawakan yang pernah mewakili Indonesia di Bank Dunia (World Bank). Masa jabatannya fokus pada penataan moneter di tengah inflasi yang mulai merangkak naik.
4. Soemarno (1960–1963)
Menjabat ganda sebagai Menteri Urusan Bank Sentral. Di eranya, kebijakan moneter sangat dipengaruhi oleh konsep "Ekonomi Terpimpin" Presiden Soekarno.
5. Teuku Jusuf Muda Dalam (1963–1966)
Gubernur BI terakhir di era Soekarno. Kepemimpinannya ditandai dengan hiperinflasi ekstrem dan peleburan bank-bank negara menjadi Bank Tunggal (BNI Unit I).
- Era Orde Baru (Presiden Soeharto)
6. Radius Prawiro (1966–1973)
Ekonom legendaris yang berjasa membersihkan kekacauan moneter warisan Orde Lama. Ia berhasil menekan hiperinflasi dan mengembalikan fungsi BI sebagai bank sentral murni lewat UU No. 13 Tahun 1968.
7. Rachmat Saleh (1973–1983)
Gubernur BI dengan masa jabatan terlama (10 tahun). Ia dikenal sangat disiplin menjaga stabilitas nilai tukar selama masa oil boom (lonjakan harga minyak dunia).
8. Arifin Siregar (1983–1988)
Lulusan jerman yang menelurkan kebijakan Deregulasi Perbankan 1983 (Pakjan 1983) untuk memberikan kebebasan bank dalam menentukan suku bunga sendiri.
9. Adrianus Mooy (1988–1993)
Ekonom asal NTT yang meluncurkan Paket Kebijakan Oktober 1988 (Pakto 88). Kebijakan ini memicu menjamurnya bank swasta baru di Indonesia.
10. J. Soedradjad Djiwandono (1993–1998)
Memimpin BI di akhir era Orde Baru dan menghadapi puncak Krisis Moneter 1997–1998. Ia diganti di tengah ketegangan penanganan krisis likuiditas perbankan. Soedradjad juga merupakan saudara ipar Presiden Prabowo Subianto, dan anak sulungnya, Thomas Djiwandono kini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI.
- Era Reformasi Hingga Sekarang
11. Syahril Sabirin (1998–2003)
Mengawal masa transisi krusial di mana BI resmi mendapat status independen terlepas dari campur tangan pemerintah melalui UU No. 23 Tahun 1999.
12. Burhanuddin Abdullah (2003–2008)
Ekonom karier BI yang fokus pada penguatan struktur perbankan nasional pasca-krisis melalui peluncuran Arsitektur Perbankan Indonesia (API).
13. Boediono (2008–2009)
Akademisi dan teknokrat dihormati yang menakhodai BI melewati hantaman Krisis Finansial Global 2008. Ia mundur setelah terpilih menjadi Wakil Presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono selama satu periode.
14. Darmin Nasution (2010–2013)
Menjabat setelah sempat menjadi Pjs Gubernur BI. Ia memelopori pengenalan kebijakan makroprudensial dan mengawal masa transisi pengalihan pengawasan bank dari BI ke OJK.
15. Agus Martowardojo (2013–2018)
Mantan Direktur Utama Mandiri dan Menteri Keuangan. Ia dikenal sangat disiplin menjaga inflasi dan meluncurkan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) serta reformasi suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate).
16. Perry Warjiyo (2018–2026)
Ekonom internal BI yang mencetak sejarah sebagai gubernur pertama di era reformasi yang menjabat selama dua periode berturut-turut. Ia berhasil menjaga stabilitas ekonomi selama pandemi COVID-19, memopulerkan QRIS secara masif, hingga menerapkan instrumen penarik modal asing seperti SRBI. Perry resmi mengundurkan diri secara sukarela demi alasan pribadi.
17. Destry Damayanti (2026–Sekarang)
Menjabat sebagai Pejabat Gubernur BI Sementara menggantikan Perry Warjiyo. Sebelumnya, ia merupakan Deputi Gubernur Senior BI yang memiliki rekam jejak panjang sebagai ekonom senior dan ahli strategi pasar keuangan nasional.
Sekian informasi tentang daftar Gubernur BI dari masa ke masa, beserta profil singkatnya. Semoga informasi ini bermanfaat. 
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 23 jam yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu







