Jangan Asal Sebut, Oplos dan Blending BBM Berbeda, Ini Penjelasannya!

BeritaNasional.com - Publik dikejutkan dengan terungkapnya megaskandal korupsi tata kelola minyak mentah yang dilakukan para petinggi PT Pertamina Patra Niaga. Praktik korup yang dilakukannya berdampak langsung ke masyarakat akibat mengoplos RON dua jenis BBM Pertalite menjadi Pertamax.
Tahukah kamu oplosan dan blending BBM adalah dua hal yang sangat berbeda. Keduanya memang melibatkan pencampuran bahan bakar. Namun oplosan adalah praktik ilegal yang berbahaya, sedangkan blending adalah proses yang sah dan bermanfaat.
Apa Itu Oplosan BBM?
Oplosan BBM merupakam praktik mencampur bahan bakar dengan zat lain yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk tujuan tertentu. Biasanya, oplosan dilakukan oleh oknum yang ingin mendapatkan keuntungan lebih dengan cara melawan hukum. Seperti contohnya mencampu bensin dengan bahan bakar lain seperti solar atau minyak tanah.
Praktik mencampur tersebut sangat berbahaya karena dapat merusak mesin kendaraan dan berpotensi mencemari lingkungan.
Dampak Negatif:
Oplosan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pembakaran mesin, mengurangi efisiensi bahan bakar, dan meningkatkan emisi gas buang yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Legalitas: Oplosan adalah tindakan ilegal dan dapat dikenakan sanksi hukum bagi pelakunya.
Bagaimana dengan Blending BBM?
Nah sebaliknya dari oplos, blending BBM merupakan proses pencampuran bahan bakar yang dilakukan sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku. Blending biasanya dilakukan oleh perusahaan bahan bakar resmi untuk menciptakan produk yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Proses ini melibatkan pencampuran berbagai jenis bahan bakar untuk mencapai spesifikasi tertentu, seperti oktan dan emisi.
Keuntungan Blending:
Dengan blending, perusahaan dapat menghasilkan bahan bakar yang lebih berkualitas, meningkatkan performa mesin, dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Blending dilakukan dengan mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga produk yang dihasilkan aman dan sesuai untuk digunakan.
Perbedaan Utama antara Oplosan dan Blending Standar dan Regulasi: Oplosan tidak mematuhi standar dan regulasi, sedangkan blending dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tujuan: Oplosan bertujuan untuk mengurangi biaya secara ilegal, sementara blending bertujuan untuk meningkatkan kualitas bahan bakar.
Dampak: Oplosan dapat merusak mesin dan berdampak negatif pada lingkungan, sedangkan blending menghasilkan bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Mengapa Penting Memahami Perbedaan Ini? Memahami perbedaan antara oplosan dan blending sangat penting bagi konsumen dan pengguna kendaraan. Dengan mengetahui mana yang aman dan sesuai, kamu dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih bahan bakar untuk kendaraan. Kesadaran akan praktik oplosan dapat membantu menghindari kerugian dan kerusakan pada kendaraan kesayangan kamu.
8 bulan yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu