Pemprov DKI Ungkap Aduan Soal THR Menurun dalam 3 Tahun Terakhir

BeritaNasional.com - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta mencatat bahwa jumlah pengaduan THR mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir.
Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan bahwa terdapat 776 laporan pengaduan pada 2023. Kemudian, jumlahnya turun menjadi 292 laporan pada 2024.
Hingga Selasa (25/3/2025), Hari mengungkapkan bahwa baru ada 234 laporan yang masuk ke posko pengaduan THR.
“Nah, sekarang pos pengaduan kita itu baru masuk sekitar 121 pengaduan,” kata Hari kepada wartawan, Rabu (27/3/2025).
Hari menjelaskan bahwa Disnakertransgi sudah menyelesaikan 232 laporan pada 2024. Ratusan laporan ini diselesaikan karena perusahaan akhirnya bersedia membayar THR setelah adanya negosiasi yang dilakukan.
“Ada yang mencabut laporannya karena memang sudah dibayarkan, ada yang memang membayar tetapi tidak sesuai ketentuan karena terjadi negosiasi, karena perusahaan sedang dalam kondisi pailit. Ada juga yang setelah kita periksa dua kali, tiga kali, langsung dibayarkan sesuai ketentuan,” jelas Hari.
Meski demikian, Hari menegaskan bahwa ada kemungkinan laporan tersebut akan bertambah. Oleh karena itu, dia masih membuka posko pengaduan di Kantor Disnakertransgi dan Sudin Nakertransgi.
“Pasti akan bertambah, sih. Mungkin ada sekitar 5-10, paling tidak sampai 200-an. Karena kita sudah sosialisasikan bahwa THR itu merupakan kewajiban dari pengusaha dan harus dibayar,” ucap Hari.
“Memang kita buka posko itu satu di dinas dan di lima wilayah kita buka posko pengaduan. Jadi semua terintegrasi, dan itu pun harus terhubung dengan layanan poskothr.kemnaker.go.id. Jadi semuanya tersistem dengan baik,” tambahnya mengakhiri.
9 bulan yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu