Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI, Keluarga Temukan Indikasi 3 Pelaku Tambahan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:06 WIB
Boyamin Saiman Pengacara Keluarga Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta. (BeritaNasional/Bachtiar)
Boyamin Saiman Pengacara Keluarga Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta. (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Keluarga Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37) kembali mendatangi Polda Metro Jaya dengan membawa sejumlah bukti untuk nantinya kasus penculikan berujung pembunuhan bisa dikembangkan kembali.

Diwakili pengacara keluarga, Boyamin Saiman bahwa bukti ini disampaikan untuk menunjukan adanya potensi keterlibatan tersangka lain. Di mana, ada tiga orang yang sempat merayu korban Ilham Pradipta tiga hari sebelum pembunuhan.

"Ternyata almarhum itu tiga hari sebelum peristiwa ditemui tiga orang, salah satunya bernama Deni, ada R, ada W gitu. Nah itu di salah satu minimarket yang bukan tempat kejadian," ucap Boyamin usai pertemuan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Bahkan, dari penelusurannya berhasil menemukan bukti soal Deni yang merupakan residivis kasus penggelapan di Bandung, Jawa Barat. Dia sempat mengajak rekannya untuk ikut dalam upaya membobol bank dalam hal ini mengambil uang rekening dormant.

"Artinya sistematika, modus, segala macam, bukaan-bukaan pembobolan bank ini sebenarnya sudah begitu masifnya, begitu mendalamnya. Maka saya minta untuk 3 orang yang pembujuk ini juga bisa dikenakan percobaan pembobolan bank," benernya.

Disisi lain terkait hasil penemuan ini, Boyamin mengaku kalau penyidik dalam hasil ekspose bersama telah sepakat untuk menambahkan pasal pembunuhan. Namun, kesepakatan itu ini masih menunggu petunjuk jaksa secara lengkap.

"Penerapan pasal pembunuhan itu sudah disepakati bersama jaksa penuntut umum dalam gelar ekspose minggu kemarin. Teknisnya apakah pembunuhan berencana atau pembunuhan biasa, itu yang akan dibicarakan dan dilanjutkan antara penyidik dengan penuntut," tutur Boyamin.

Sekedar informasi jika Ilham Pradipta telah tewas usai Aksi penculikan di parkiran Lotte Grosir secara langsung di Lotte Grosir Pasar Rebo, pada 20 Agustus 2025 terekam kamera CCTV.

Sampai esok harinya jasad Ilham ditemukan tewas di di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Dengan kondisi tragis tangan dan kaki terikat, mata dilakban.

Setelah dilakukan serangkaian penyidikan, akhirnya Polda Metro Jaya berhasil menangkap 15 orang yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji tersebut. Sementara itu, ada satu orang pelaku masih buron yang diketahui berinisial EG.

Dalam kasus ini, juga ada dua prajurit TNI dari Detasemen Markas Kopassus yang terlibat. Mereka adalah Sersan Kepala (Serka) N dan Kopral Dua (Kopda) FH yang telah berbarengan ditetapkan tersangka dan ditahan di Pomdam Jaya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: