Kasal Laksamana TNI Ali Ungkap Manfaat jika Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Jadi Diakuisisi

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:00 WIB
Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali (tengah) saat memberikan keterangan. (Foto/Istimewa)
Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali (tengah) saat memberikan keterangan. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - TNI AL masih mendalami kebutuhan dalam proses akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Angkatan Laut Italia. Harapannya, TNI AL bisa segera membawa kapal induk tersebut menjadi bagian dari alutsista Indonesia.

”Jadi, kapal induk itu sekarang masih kami dalami, mudah-mudahan bisa kami segera akuisisi,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang dikutip pada Rabu (22/10/2025).

Menurut dia, keuntungan İndonesia dalam mengakuisisi kapal induk tersebut bisa digunakan dalam mendukung kegiatan operasi TNI AL dalam rangka perang maupun di luar perang.

“Nanti, seperti yang berapa kali saya pernah sampaikan, bahwa kapal induk itu bermanfaat bagi operasi militer perang maupun operasi militer selain perang,” katanya.

Sebab, Ali mencontohkan terkait kegunaan kapal induk dalam kondisi damai. Nantinya bisa dipakai untuk membantu masyarakat dalam mendistribusikan bantuan bahan pokok dalam kondisi mendesak.

”Dan ini terus kami kaji, harapannya dapat segera kami miliki dan nanti juga akan kami tempatkan helikopter- helikopter yang bisa membantu masyarakat dalam mendrop bantuan-bantuan logistik pada daerah-daerah tertentu,” jelasnya. 

Oleh karena itu, kapal induk ini akan sangat bermanfaat bagi Angkatan Laut maupun masyarakat indonesia secara umum. Maka dari itu, Ali berharap akuisisi alat utama sistem persenjataan (alutsista) bisa dilakukan secepatnya..

Adapun kapal induk Giuseppe Garibaldi merupakan hasil pabrikan Galangan Kapal Monafalcone, Monfalcone (Gorizia) yang memiliki panjang 180 meter, lebar 33 meter, bobot 14 ribu ton, berbekal penggerak 4 turbin gas LM2500 dengan kecepatan maksimal 30 knot.

Kapal induk ini pun memiliki daya jelajah selama 7.000 mil laut bersama 830 prajurit dari kru kapal, teknisi udara, dan staf komando dengan kapasitas 18 unit pesawat yang dapat diangkut Giuseppe Garibaldi.

Sementara untuk sistem persenjataan, kapal ini dilengkapi dengan empat sistem rudal permukaan-ke-permukaan jarak pendek Otomat Mk2 yang dipasang di buritan kapal (dilepas pada tahun 2003 untuk meningkatkan dek penerbangan dan komunikasi satelit) dan dua peluncur torpedo tiga tabung ILAS.

Dari sisi pertahanan disediakan dua peluncur SAM delapan sel yang menembakkan rudal SARH Aspide , dan tiga CIWS Oto Melara Twin 40L70 DARDO. Termasuk, memiliki beberapa tindakan pencegahan seperti dua peluncur SCLAR dua puluh laras untuk sekam, umpan, suar, atau pengacau, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie dan SLAT, serta sistem ECM.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: