Pegawai Pajak Manokwari Dirampok dan Istrinya Diculik, Polisi Buru Pelaku

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 11 November 2025 | 13:41 WIB
Pegawai pajak Manokwari dirampok dan istrinya diculik, polisi buru pelaku. (Foto/Freepik)
Pegawai pajak Manokwari dirampok dan istrinya diculik, polisi buru pelaku. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari melaporkan insiden perampokan dan penculikan istrinya AGT (38) ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari pada Senin (10/11/2025) tadi malam. Atas laporan ini, polisi tengah memburu pelaku perampokan disertai penculikan itu.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku dan melakukan pengejaran ke sejumlah lokasi.

"Kami belum bisa pastikan kondisi korban karena masih dilakukan pencarian. Kami kerahkan banyak personil, termasuk anjing pelacak," kata Agung di Manokwari, Papua Barat, Selasa (11/11/2025). 

Agung menjelaskan, kasus tersebut pertama kali dilaporkan oleh suami korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manokwari pada Senin (10/11) sekitar pukul 18.00 WIT.

Atas aduan tersebut, kepolisian menduga peristiwa tindak pidana perampokan disertai penculikan terhadap korban AGT terjadi sekitar pukul 12.30 WIT saat suami korban berada di kantor.

"Belum sampai 1X24 jam, kami sudah terima laporan dari suami korban. Mohon doanya, semoga secepatnya kami temukan keberadaan korban," terang Agung.

Saat ini, kata Agung, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya telepon seluler milik korban yang ditemukan di sebuah rumah kosong tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap seorang sopir pick up yang dihubungi terduga pelaku menggunakan telepon seluler korban untuk mengangkut sejumlah barang.

"Kami sudah minta keterangan dari sopir yang dihubungi menggunakan handphone korban," ucap Agung.

Ia mengatakan, Polresta berkoordinasi dengan Direktorat Reskrimum Kepolisian Daerah Papua Barat guna mempercepat penangkapan pelaku sekaligus mengidentifikasi keberadaan korban.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan percayakan penanganan perkara kepada polisi. Jika ada yang lihat atau mengetahui keberadaan pelaku, segera laporkan kepada kami,” tandasnya. 

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: