Sosok Uga Wiranto di Mata Sang Jenderal

Oleh: Kiswondari
Senin, 17 November 2025 | 10:43 WIB
Sosok Uga Wiranto di mata Sang Jenderal. (Foto/Facebook Wiranto)
Sosok Uga Wiranto di mata Sang Jenderal. (Foto/Facebook Wiranto)

BeritaNasional.com - Jenderal TNI (Purn) Wiranto kehilangan sosok yang menjadi belahan jiwanya selama lebih dari 50 tahun. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto telah meninggal dunia untuk selama-lamanya karena penyakit yang dideritanya. Rugaiya meninggal di Bandung, Jawa Barat pada Minggu (16/11/2025) kemarin, pukul 15.55 WIB dan dimakamkan di pemakaman keluarga, Makam Delingan, Solo, Jawa Tengah pada Senin (17/11/2025) pagi ini.

Lantas, bagaimana sosok perempuan yang akrab disapa Uga Wiranto itu di mata Sang Jenderal? Wiranto mengungkapkan bahwa ia dan keluarga telah kehilangan sosok yang ia cintai, ia hormati dan ia sayangi. 

"Kami Benar-benar merasa kehilangan seorang yang kita cintai, kita hormati, kita sayangi," kata Wiranto di rumah duka di Jalan Palem Kartika, Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu (16/11/2025) kemarin. 

Wiranto menceritakan, beberapa waktu lalu Sang Istri harus dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, dan sempat membaik. Karena itu, ia membawa pulang istrinya lantas mengajaknya berobat ke Bandung dengan harapan kondisinya terus membaik dan sehat kembali seperti sedia kala. 

"Ibu Uga Wiranto dirawan di rumah sakit, dirawat di RSPAD beberapa waktu. Kemudian dinyatakan membaik sehingga kami bawa pulang ke rumah dan kemudian kami usahakan untuk berobat ke Bandung dengan harapan memang akan membaik dan bisa kembali sehat walafiat ya, bisa bergaul bersama kita-kita semua," cerita Wiranto.

Mantan Menko Polhukam ini mengungkapkan, sebenarnya keluarga pun berharap bahwa Uga Wiranto bisa terus bersama-sama merawat anak cucu sampai usia yang sangat amat tua. Apalagi, ia dan Sang Istri baru saja merayakan ulang tahun pernikahan emasnya. 

"Memang keluarga mengharapkan bahwa Ibu Uga Wiro yang telah bersama-sama saya 50 tahun ya, baru kemarin kita merayakan ulang tahun perkawinan emas ya. Kita harapkan memang bisa bersama-sama keluarga, bisa mengasuh anak cucu ya sampai usia yang sangat lanjut," ucap Wiranto dengan tabah. 

Namun, kata dia, takdir Allah berkata lain dan ia tidak bisa menolak kuasa Allah yang menghendaki istri tercintanya menghadap Sang Ilahi mendahuluinya. 

"Harapan keluarga seperti itu. Namun tentu kehendak Ilahi tidak bisa kita tolak ya. Tuhan menghendaki lain ya. Ibu Uga setelah menjalani satu proses ya pengobatan di rumah sakit, maka tadi sore ya pukul 15.55 beliau telah kembali dipanggil ke rahmatullah menghadap Allah subhanahu wa taala," ujarnya. 

Oleh karena itu, Wiranto atas nama keluarga sangat berterima kasih para sahabat, teman-teman dan sanak saudara telah sudi untuk bersama-sama keluarga mendoakan istrinya agar wafat dalam husnul khatimah, wafat keadaan tenang dan dapat segera menghadap Yang Maha Kuasa, serta diampuni segala dosa dan kesalahannya.

"Kami keluarga tentu hanya mohon doa restu dari para hadirin sekalian. Mudah-mudahan perjalanan almarhumah menghadap Allah Subhanahu wa taala," ucap mantan Ketua Umum Partai Hanura ini.

Wiranto juga menyampaikan permohonan maaf apabila Sang Istri memiliki kesalahan dan kekhilafan semasa hidupnya. Dan apabila ada masalah yang mengganjal dengan almarhumah, ia meminta agar hal itu diselesaikan baik-baik dengan keluarga.

"Kalaupun beliau, Ibu Uga dalam hidupnya ada kesalahan kekhilafan kami mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya, kami sekeluarga mohon dimaafkan kesalahan dan kekhilafan baik yang disengaja maupun tidak disengaja," pinta Wiranto.

"Dan kalaupun masih ada hal yang dianggap mengganjal tentang utang piutang dan sebagainya, mohon dapat diselesaikan dengan keluarga ya," imbuhnya mengakhiri. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: