TNI AL Kirim Prajurit ke Italia untuk Latih Pengoperasian KRI Prabu Siliwangi-321
BeritaNasional.com - TNI Angkatan Laut (AL) telah memulai persiapan untuk melatih para prajurit yang bakal ditugaskan mengawaki kapal KRI Prabu Siliwangi-321. Sebuah alutsista pertahanan perairan terbaru yang dimiliki Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan pelatihan ini dilakukan dengan mengirim langsung para prajurit ke Italia, tempat produksi kapal tersebut.
“Untuk para prajurit TNI AL Calon Pengawak (Cawak) KRI Prabu Siliwangi-321 akan diberangkatkan pada minggu ke tiga bulan November ini ke Italia,” kata Tunggul dikutip Selasa (18/11/2025).
Sebelum dikirim ke Italia, lanjut Tunggul, sebanyak 160 prajurit telah melakukan proses pelatihan Kesatuan Persiapan Pengambilan Kapal (KPPK) yang dilaksanakan sejak 13 Oktober sampai 7 November 2025, di Komando Latihan (Kolat) Koarmada II, Surabaya.
“Sehingga saat tiba di galangan Fincantieri Italia, seluruh prajurit calon awak tinggal melaksanakan familiarisasi secara langsung kurang lebih selama 3 bulan,” jelasnya.
Adapun kapal yang telah diterima langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali secara simbolis di galangan kapal Fincantieri Muggiano, Italia direncanakan tiba di İndonesia pada Maret 2026.
“Rencana kedatangannya di tanah air, ditargetkan pada medio bulan Maret 2026,” tuturnya.
Sekedar informasi, kapal perang ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Fincantieri, salah satu perusahaan galangan kapal terkemuka di dunia.
Dilengkapi teknologi terkini dan sistem persenjataan modern. Kedua kapal tersebut merupakan jenis Offshore Patrol Vessels / Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) sebagai tonggak penting modernisasi alutsista.
Secara spesifikasi, kapal ini memiliki panjang 143 m, lebar 16,5 m, draft 5,2 m, max speed 32 knots dengan pendorongan combine diesel, electric dan gas turbin. Selain itu senjata yang dimiliki yaitu SAM : 16 VL Sistem, SSM : 8 Teseo Mk-2E, Meriam 127 mm, Meriam 76 mm dan torpedo.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







