Pedagang Thrifting Curhat Sering Didatangi Polisi, Hingga Barangnya Disita
BeritaNasional.com - Pedagang thrifting asal Bandung, Jawa Barat, Widho, mengungkap bahwa sering terjadi oknum polisi yang menakut-nakuti pedagang dan menyita barang, mulai dari mendatangi pasar hingga rumah para pedagang thrifting.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
"Sampai sekarang, Pak, masih ada oknum-oknum, misalnya polisi dan lain-lain, yang menakut-nakuti pedagang. Misalnya datang ke pasar, ke rumah, menyita-nyita segala macam," ujar Widho.
Ia menuntut adanya kepastian hukum terkait produk thrifting agar para pedagang tidak lagi ditakut-takuti oleh aparat.
Menurut Widho, seharusnya penyitaan dilakukan saat barang-barang diselundupkan di pelabuhan, bukan justru para pedagang diperlakukan layaknya penjahat.
"Kami pedagang, tapi disita terus barangnya. Setiap tahun itu pasti ada yang disita, dirampas, masuk ke gudang-gudang. Harusnya penyitaan itu terjadi hanya di pelabuhan, bukan di toko-toko. Karena kami belinya di sini, kami bukan penjahat," ujarnya.
Widho menambahkan bahwa seharusnya barang thrifting diregulasi agar negara juga bisa mendapatkan pemasukan dari bisnis tersebut.
"Barang ini makanya setiap bulan masuk terus. Daripada menjadi kebocoran negara, lebih baik diregulasi. Daripada jadi kebocoran, mending menjadi devisa untuk negara, mending menjadi pendapatan, daripada seperti ini," katanya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







