Komisi III Gelar RDP Bersama Dirreskrimum PMJ Bahas Penipuan Travel Haji oleh PT Hanania Group

Oleh: Elvis Sendouw
Kamis, 18 Juni 2026 | 17:26 WIB
Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Komisi III gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bahas  penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group). (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) Iman Imanuddin, bersama kuasa hukum korban penipuan perjalanan haji dan umrah PT Khasanah Tamma International (Hanania Group) dan para korban mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta Dirreskrimum PMJ untuk mengusut tuntas kasus dugaan penipuan dan mendesak kepolisian segera menetapkan para pihak yang terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan umrah Hanania Travel sebagai tersangka. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)sinpo

Editor: Elvis Sendouw
Komentar: