Cuaca Ekstrem Pemerintah DKI Gencarkan Pemangkasan Pohon

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Jumat, 21 November 2025 | 16:00 WIB
Pohon tumbang di Jakarta Selatan menutup akses jalan dan jalur Transjakarta termasuk membuat layanan MRT terganggu. (BeritaNasional/Lydia)
Pohon tumbang di Jakarta Selatan menutup akses jalan dan jalur Transjakarta termasuk membuat layanan MRT terganggu. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com -  Pemerintah Provinsi DKI mengerahkan seluruh jajaran untuk kembali menggencarkan pemangkasan pohon. Di tengah cuaca ektrem yang menerpa Jakarta dan sekitarnya kejadian pohon semakin sering terjadi sehingga harus menjadi perhatian serius pemerintah DKI. 

Seperti kemarin pohon tumbang yang terjadi kawasan Senayan Jakarta Selatan dan berdampak pada lumpuhnya operasional MRT, menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung murni karena faktor alam. Ia menyebut penyebab pohon yang menimpa lintasan MRT tumbang akibat angin kencang.

"Kemarin yang terjadi, yang mengakibatkan MRT terganggu, itu betul-betul karena angin kencang dan kemudian tercabut sampai dengan akar-akarnya," jelasnya.

Menurut dia, Jakarta akhir-akhir ini dilanda cuaca ekstrem khususnya di kawasan Dharmawangsa, Pondok Indah dan Senayan, Jakarta Selatan.

Padahal dinas terkait dan berbaagi pihak sudah berupaya melakukan pemangkasan dan perapihan terhadap sebanyak 62.000 pohon.

"Maka dengan demikian, saya tetap menginstruksikan kepada jajaran Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk segera merapikan, memotong semua," ungkapnya..

Sebelumnya hujan deras disertai angin kencang  melanda wilayah Jakarta. Kondisi ini mengakibatkan pohon di beberapa wilayah tumbang di beberapa wilayah, seperti, Kamis (20/11/2025), sebuah pohon tumbang di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya depan gedung Kementerian Luar Negeri Kebayoran Baru Jakarta Selatan menimpa lintasan MRT Jakarta.

Sebelumnya, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Metro Pondok Indah dan Jalan Dharmawangsa Jakarta Selatan, yang menimbulkan korban jiwa. Pohon tumbang lainnya juga terjadi di beberapa kecamatan di Jakarta Timur. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: