Alvaro Kiano dalam Kenangan Ibunda: Hobi Nyanyi, Punya Cita-cita Pilot
BeritaNasional.com - Arum Indah masih mengingat jelas kenangannya bersama Alvaro Kiano Nugroho (6), sosok anak periang yang telah meninggal dunia di tangan ayah tirinya, Alex Iskandar alias AI (49).
“Ya, anak yang baik, periang ya. Ya, selayaknya anak-anak,” kata Arum kepada awak media pada Rabu (26/11/2026).
Arum mengungkapkan hobi yang paling disuka anaknya adalah bernyanyi. Dari hobinya itu, banyak lagu yang didengar lewat media sosial sering dinyanyikan Alvaro.
“Iya, suka nyanyi. Apa aja yang dia dengar, dia suka nonton YouTube lagi viral-viral, Reels YouTube biasa yang lucu-lucu, itu dia suka nyanyi,” ucapnya.
Hobinya yang suka bernyanyi itu, kata Arum, selaras dengan tingkah laku Alvaro yang manja dan sangat suka bercerita. Di usia yang menginjak enam tahun, anaknya sudah selalu ingin tahu banyak hal.
“Sering cerita kalau udah kita biasanya mau tidur bareng, tanya emang adik dari mana aja? Mih, aku hari ini main gini-gini-gini-gini, banyak cerita dia, emang suka cerita, cerewet kan,” tuturnya.
Bahkan pada suatu kesempatan, kepada Arum, anaknya itu mengaku memiliki cita- cita menjadi pilot. Dari situlah, dalam kesempatan foto bersama di sekolah, Alvaro hanya ingin mengenakan seragam pilot.
“Iya (cita-cita pilot). Ya, cerita suka sih dia waktu ada foto-foto di sekolah itu nggak mau dia pakai baju yang lain-lain selain pilot. Jadi dia pakai baju pilot sendiri,” ungkapnya.
Namun, semua hobi dan cita-cita Alvaro Kiano kini hanya menyisakan kenangan di dalam benak Arum. Hingga saat ini, dia masih tidak percaya anak yang dibesarkan penuh kasih dan cinta telah meninggalkannya.
“Iya. Takut yang kayak ya histeris ya, pasti ya, heboh ya, sendiri gitu kayak. Ini beneran? Kayak masih nggak nyangka gitu lah. Ya, gimana sih? Pasti kan kayak, kayak orang kesamber petir lah ya. Campur aduk, berantakan semua,” imbuhnya.
Sekedar informasi, AI menculik Alvaro Kiano pada 6 Maret 2025 karena kesal dengan istri atau ibu kandung korban yang diketahui telah selingkuh. Namun, setelah menculik, AI membekap Alvaro hingga meninggal karena kesal korban selalu menangis.
Alhasil, setelah Alvaro dipastikan tewas, AI memasukkan jasad korban ke kantong plastik hitam untuk selanjutnya dibuang ke Kali Cirewed, Tenjo, Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada 9 Maret 2025.
Namun, setelah serangkaian proses penyelidikan, akhirnya fakta kejahatan dari AI terungkap dan ditangkap pada Jumat (21/11/2025). Namun, pelaku memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel pada Minggu (23/11/2025) dini hari.
Di sisi lain, terkait kejadian AI yang nekat melakukan aksi bunuh diri, Propam saat ini memeriksa dua personel polisi petugas piket untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







